Connect With Us

Gadis di Jombang Tangerang Selatan Ditemukan Disekap Dilemari

Rachman Deniansyah | Senin, 31 Mei 2021 | 19:04

Ilustrasi penganiayaan seorang gadis di bawah umur. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penganiayaan terhadap seorang gadis yang masih di bawah umur kembali terjadi di wilayah Tangerang Selatan. 

Kali ini, korban berinisial A, 16 tak hanya dianiaya. Namun, juga disekap di salah satu indekos di Gang Bhineka, Ciputat, Tangsel, 

Paman korban, S, 54 menuturkan, kasus penganiayaan dan penyekapan itu baru terbongkar saat keponakannya itu memberi kabar dengan mengirim pesan elektronik ke salah satu kakaknya, berinisial E, Sabtu 29 Mei 2021 lalu. 

Dalam pesan singkat itu, korban mengirim alamat yang berada di wilayah Ciputat, Tangsel. Mendapati alamat itu, kakak korban pun langsung menuju ke lokasi yang dikirim korban. 

"Dia kirim kabar kepada keponakan saya (kakak korban). Kemudian dicari alamatnya. Enggak tahunya alamatnya ada di belakang BCA Ciputat. Ditelusuri ketemu ada sih A di sana berada di dalam indekos," ujar S kepada awak media di kediamannya, Senin 31 Mei 2021.

Setibanya di lokasi yang dikirim oleh korban, sang kakak pun bertemu dengan seseorang yang menjadi terduga pelaku. 

Saat ditanyakan terkait keberadaan korban, terduga pelaku sempat mengelak dan menyebut korban sudah tidak ada. Namun kakak korban tak percaya begitu saja. 

Benar saja, tak lama kemudian terdengar suara korban dari dalam rumah. Parahnya lagi, saat ditelusuri ternyata korban ditemukan di dalam lemari dengan luka lebam. 

"Sempat diumpetin di dalam lemari. Itu kejadiannya malam sekitar jam 10 atau 11. Wajahnya A lebam, sempat disambit (dilempari) pakai batu juga, untungnya tidak kena. Bibirnya berdarah. Hidung berdarah takutnya hidungnya patah, tapi saya belum tahu hasil visumnya," tuturnya. 

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel, Iptu Agung Susetyo membenarkan kejadian penyekapan dan korban sedang menjalani visum.

"Iya benar penganiayaan dan penyekapan, sekarang korban lagi proses visum," singkatnya. (RED/RAC)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill