Connect With Us

Tangsel Kembali Berzona Kuning COVID-19

Rachman Deniansyah | Selasa, 1 Juni 2021 | 13:29

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Provinsi Banten kembali menetapkan Kota Tangerang Selatan menjadi wilayah berzona kuning, dengan tingkat resiko penyebaran COVID-19 yang rendah. 

Peta situasi dan data sebaran kasus terbaru tersebut, dirilis melalui akun instagram resmi @dinkes_provbanten, pertanggal 31 Mei 2021 kemarin. 

Dalam data terbarunya itu, dijelaskan bahwa Tangsel memiliki tren penurunan kasus, dengan kasus Kontak Erat (KE) sebanyak 15.779 kasus, Kasus Suspect (KS) 5.181 kasus, dan Kasus Probable (KP) sebanyak 10 kasus. 

Dengan rincian Kasus Konfirmasi (KK), yakni pasien dirawat sebanyak 163 orang, pasien sembuh sebanyak 10.744 orang, dan kasus meninggal sebanyak 396 orang. 

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan rasa syukurnya. 

"Alhamdulillah ya indikator-indikatornya terus membaik. Keterisian BOR (Bed Occupancy Rate)-nya sudah jauh 30 persen, kemudian angka kesembuhannya meningkat, angka kematian juga semakin turun. Dan yang tidak kalah pentingnya angka positif rate-nya juga turun sekarang," ungkap Benyamin, Selasa, 1 Juni 2021.

Menurutnya, kondisi yang kian membaik ini tak lepas dari perjuangan dan kedisiplinan seluruh lapisan masyarakat. 

"Kemudian juga pemeriksaan swab antigen terus kita gencarkan melalui berbagai jalur. Polres memberikan target besar, kemudian swasta juga mencanangkan target swab antigen juga, dan program vaksinasi juga terus kita jalankan," paparnya. 

Selain itu, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro turut menyumbang keberhasilan Pemkot dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kota termuda se-Tangsel ini. 

Saat ini, Kota Tangsel menjadi wilayah satu-satunya se-Tangerang Raya yang memiliki zona kuning dengan resiko penyebaran virus yang tergolong rendah. 

"PPKM Mikro masih berlangsung. Itu sangat efektif salah satu mendongkrak zona kuning karena kita PPKM Mikro konsisten kita laksanakan. Selain itu, tempat-tempat wisata juha masih belum kita buka ya. Wisata air, taman-taman kita juga belum buka. Ini juga menyumbang masuk zona kuning," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

NASIONAL
Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, PLN Klaim Nol Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, PLN Klaim Nol Emisi

Jumat, 20 Maret 2026 | 22:26

Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 resmi memberangkatkan ratusan ribu pemudik dari kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

KAB. TANGERANG
Lebaran Lebih Awal, 800 Jemaah Ahlussunnah Tangerang Gelar Salat Idulfitri Hari Ini

Lebaran Lebih Awal, 800 Jemaah Ahlussunnah Tangerang Gelar Salat Idulfitri Hari Ini

Jumat, 20 Maret 2026 | 22:23

Suasana penuh kemenangan menyelimuti Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill