Lawan Arah Terobos Perlintasan Rel Tanah Tinggi, Pengendara Scoopy Tewas Tertabrak Kereta
Rabu, 11 Maret 2026 | 21:11
Insiden kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
TANGWERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan memfasilitasi perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi para transgender di kantornya yang terletak di Jalan Raya Serpong, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 2 Juni 2021.
Kegiatan itu pun turut disambut dengan antusias oleh para transgender. Dalam perekaman kali ini saja, sedikitnya sudah terdapat puluhan orang yang datang sejak pagi hari.
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan bahwa seluruhnya, adalah transgender yang terlahir sebagai seorang laki-laki.
"30 orang itu terlahir sebagai laki-laki yang memang belum merekam E-KTP, tapi sudah memiliki NIK," ujar Budi saat dihubungi awak media.
Meski terlahir sebagai laki-laki, puluhan transgender tersebut masih berpenampilan selayaknya seperti seorang wanita. Bahkan, beberapa diantaranya terlihat mengenakan pakaian kebaya.
"Ada memang beberapa dari mereka yang rambutnya panjang, seperti perempuan. Namun ada juga yang rambutnya pendek layaknya pria, tapi agak kemayu," kata Budi.
Kendati demikian, dalam perekaman itu para transgender tersebut tetap dinyatakan berjenis kelamin laki-laki.
"Jadi tidak mengubah status kelaminnya. Artinya terlahir laki-laki sampai saat ini data dokumennya tetap itu (laki-laki)," paparnya.
Ia menjelaskan, perekaman KTP-el tersebut menjadi salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Kami memfasilitasi tempatnya, karena merupakan program dari Kemendagri. Makanya 30 transgender itu berasal dari 9 Provinsi di Indonesia," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Insiden kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
TODAY TAGDalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews