Connect With Us

Tangsel Kehabisan Kantung & Peti Jenazah, Biaya Tak Terduga Rp42 Miliar Dicairkan

Rachman Deniansyah | Senin, 5 Juli 2021 | 18:42

Tangkapan layar pintu masuk TPU Jombang di kecamatan Jombang, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengakui bahwa ketersediaan kantung jenazah dan peti mati yang digunakan bagi pemulasaran jenazah yang meninggal akibat COVID-19, kian menipis. 

Hal demikian terjadi, karena angka kematian akibat paparan  COVID-19 kini masih terlampau tinggi. 

Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan, pihaknya kini telah menyediakan dana yang bersumber dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). 

Dana puluhan miliaran tersebut, akan digunakannya untuk memenuhi seluruh kebutuhan bagi pemulasaran jenazah, khususnya pemenuhan kantung jenazah dan peti mati. 

Tangkapan layar pemakaman TPU Jombang di kecamatan Jombang, Kota Tangerang Selatan.

"Dana BTT yang existing (tersedia) Rp4,7 miliar, kelebihan dana bagi hasil Rp28 miliar. Jadi ada sekitar Rp32 miliar," ujar Benyamin, Senin, 5 Juli 2021.

Benyamin menyatakan, pihaknya akan menyediakan seluruh kebutuhan tersebut secara intensif. 

"Peti mati dan kantung jenazah kita kerja sama dengan penyedia secara intensif, pokoknya pasti kami bayar," imbuhnya. 

Tangkapan layar pemakaman TPU Jombang di kecamatan Jombang, Kota Tangerang Selatan.

Selain dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan kantung dan peti mati, Benyamin juga akan mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan penanggulanan COVID-19 yang lain. Seperti, diantaranya menambah armada ambulans. 

"Luxio dan Hiace, ada dari Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) dua unit, Dinas Pariwisata satu unit. Kurang lebih enam unit mobil untuk dialih fungsikan," tuturnya. 

Kepala Seksi  Pemakaman, Disperkimta Kota Tangsel, Nazmudin mengatakan, untuk memenuhi kekurangan itu, pihaknya kini telah memesan puluhan kantung dan peti jenazah. 

"Iya sekarang lagi kosong. Kebutuhan kita rata-rata per hari 50 kantung jenazah dan peti. Sekarang ini kita udah order ke Cikande (Kabupaten Serang). Mudah-mudahan cepat diantar," singkatnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:07

Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill