Connect With Us

Baru Mau Aksi di depan Puspemkot Tangsel, Puluhan Mahasiswa Kocar-kacir Diamankan Polisi

Rachman Deniansyah | Senin, 26 Juli 2021 | 15:56

Tangkapan layar Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diamankan aparat Kepolisian ketika hendak menggelar aksi demonstrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin, 26 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diamankan aparat Kepolisian ketika hendak menggelar aksi demonstrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin, 26 Juli 2021. 

Massa aksi yang sudah melengkapi dirinya dengan segala atribut itu, bertujuan hendak mengkritisi kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. 

Sebelum aksi dilaksanakan, mereka sempat diberi sejumlah tawaran untuk menyampaikan aspirasinya tanpa berkerumun. 

Mengingat, penularan COVID-19 di Tangsel ini  masih cukup mengkhawatirkan. 

Namun, puluhan pendemo tersebut masih tetap bersikukuh untuk menggelar aksinya tersebut. 

Bendera berlambang HMI berwarna hitam hijau, serta spanduk berisi tuntutan pun langsung mereka layangkan. 

Namun, ketika aksi baru saja hendak dimulai tepat di depan gerbang Puspemkot Tangsel, mereka pun langsung dikepung oleh aparat. 

Akibatnya penyampaian aspirasi mahasiswa itu berjalan ricuh. 

Mahasiswa pun akhirnya diamankan aparat. Sejumlah mahasiswa terlihat kabur melarikan diri, sebelum akhirnya tertangkap. 

Setelah ditangkap, mereka pun langsung digelandang ke Mapolres Tangsel, beserta atribut yang dibawanya saat hendak menggelar aksi. 

Puluhan mahasiswa itu pun dibariskan di lapangan. Satu persatu mahasiswa tersebut, langsung dilakukan uji swab antigen oleh petugas. 

Salah satu massa aksi yang tak menyebutkan namanya, mengatakan bahwa aksi tersebut bermaksud untuk mengkritisi aturan pemerintah terkait kebijakan PKKM Level 4, yang kini diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang. 

"Intinya kami ini mengkritisi terkait kebijakan pemerintah, evaluasi terkait PPKM," singkat mahasiswa yang berkuliah di Universitas Pamulang tersebut.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill