Tangkapan layar Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diamankan aparat Kepolisian ketika hendak menggelar aksi demonstrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin, 26 Juli 2021.
(@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diamankan aparat Kepolisian ketika hendak menggelar aksi demonstrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin, 26 Juli 2021.
Massa aksi yang sudah melengkapi dirinya dengan segala atribut itu, bertujuan hendak mengkritisi kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Sebelum aksi dilaksanakan, mereka sempat diberi sejumlah tawaran untuk menyampaikan aspirasinya tanpa berkerumun.
Mengingat, penularan COVID-19 di Tangsel ini masih cukup mengkhawatirkan.
Namun, puluhan pendemo tersebut masih tetap bersikukuh untuk menggelar aksinya tersebut.
Bendera berlambang HMI berwarna hitam hijau, serta spanduk berisi tuntutan pun langsung mereka layangkan.
Namun, ketika aksi baru saja hendak dimulai tepat di depan gerbang Puspemkot Tangsel, mereka pun langsung dikepung oleh aparat.
Akibatnya penyampaian aspirasi mahasiswa itu berjalan ricuh.
Mahasiswa pun akhirnya diamankan aparat. Sejumlah mahasiswa terlihat kabur melarikan diri, sebelum akhirnya tertangkap.
Setelah ditangkap, mereka pun langsung digelandang ke Mapolres Tangsel, beserta atribut yang dibawanya saat hendak menggelar aksi.
Puluhan mahasiswa itu pun dibariskan di lapangan. Satu persatu mahasiswa tersebut, langsung dilakukan uji swab antigen oleh petugas.
Salah satu massa aksi yang tak menyebutkan namanya, mengatakan bahwa aksi tersebut bermaksud untuk mengkritisi aturan pemerintah terkait kebijakan PKKM Level 4, yang kini diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.
"Intinya kami ini mengkritisi terkait kebijakan pemerintah, evaluasi terkait PPKM," singkat mahasiswa yang berkuliah di Universitas Pamulang tersebut.
Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.
Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""