Connect With Us

Pengusaha Muda asal Makassar Bantu Korban Kecelakaan Sunmori di Bintaro

Rachman Deniansyah | Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:50

Seorang pengusaha muda asal Makassar, Wahyu Kandacong (kaos hitam) saat menyerahkan bantuan terhadap keluarga korban dikediamanya. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tewasnya ibu berinisial H, 50, akibat terlibat kecelakaan maut dengan pengendara moge yang saat itu sedang menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu, 1 Agustus 2021, nampaknya menyedot pehatian publik. 

Seperti salah satunya dari seorang pengusaha muda asal Makassar, Wahyu Kandacong. Ia tak dapat membendung rasa keprihatinannya atas hal yang terjadi terhadap korban. 

Rasa empatinya itu pun ia tunjukkan dengan memberikan sejumlah bantuan berupa uang tunai langsung di rumah duka korban di Masjid Nurul Qomar, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel.

Dalam kesempatan itu, ia pun turut memberikan dukungan moral terhadap pihak keluarga yang telah ditinggalkan korban. 

Ia berharap agar kasus kecelakaan ini dapat terus berjalan dan diselesaikan oleh pihak Kepolisian. 

"Mudah-mudah kasus ini tetap dikawal sampai seadil-adilnya. Jangan sampai yang namanya hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," ujar Wahyu, Selasa, 3 Agustus 2021.

Menanggapi kasus ini, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak merundung dan saling menyalahkan, baik terhadap pihak korban, ataupun rombongan moge. 

"Kalau saya mengutamakan yang namanya keadilan semua yang menyangkut keadilan sudah ada petugasnya. Jadi semua keputusan itu kita menunggu hasil penyelidikan Polres Tangsel," katanya. 

Sementara, pihak keluarga korban, Sayuti Malik, 48, meminta agar kasus kecelakaan yang dialami kakak kandungnya itu dapat diproses secara hukum yang berlaku.

"Kami berharap semua diproses dengan hukuman yang berlaku, tinggal kita serahakan kepada pihak kepolisian khususnya Polres Tangsel, nanti ada dari kami juga pihak keluarga kuasa hukum untuk lebih memperjelas semuanya," tandasnya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill