Gegara Krisis Air Bersih, Korban Banjir Kronjo Tangerang Mandi di Irigasi
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:26
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TANGERANGNEWS.com-Tewasnya ibu berinisial H, 50, akibat terlibat kecelakaan maut dengan pengendara moge yang saat itu sedang menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu, 1 Agustus 2021, nampaknya menyedot pehatian publik.
Seperti salah satunya dari seorang pengusaha muda asal Makassar, Wahyu Kandacong. Ia tak dapat membendung rasa keprihatinannya atas hal yang terjadi terhadap korban.
Rasa empatinya itu pun ia tunjukkan dengan memberikan sejumlah bantuan berupa uang tunai langsung di rumah duka korban di Masjid Nurul Qomar, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel.
Dalam kesempatan itu, ia pun turut memberikan dukungan moral terhadap pihak keluarga yang telah ditinggalkan korban.
Ia berharap agar kasus kecelakaan ini dapat terus berjalan dan diselesaikan oleh pihak Kepolisian.
"Mudah-mudah kasus ini tetap dikawal sampai seadil-adilnya. Jangan sampai yang namanya hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," ujar Wahyu, Selasa, 3 Agustus 2021.
Menanggapi kasus ini, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak merundung dan saling menyalahkan, baik terhadap pihak korban, ataupun rombongan moge.
"Kalau saya mengutamakan yang namanya keadilan semua yang menyangkut keadilan sudah ada petugasnya. Jadi semua keputusan itu kita menunggu hasil penyelidikan Polres Tangsel," katanya.
Sementara, pihak keluarga korban, Sayuti Malik, 48, meminta agar kasus kecelakaan yang dialami kakak kandungnya itu dapat diproses secara hukum yang berlaku.
"Kami berharap semua diproses dengan hukuman yang berlaku, tinggal kita serahakan kepada pihak kepolisian khususnya Polres Tangsel, nanti ada dari kami juga pihak keluarga kuasa hukum untuk lebih memperjelas semuanya," tandasnya.
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews