Connect With Us

Suku Cadang Ekskavator Pengeruk Lubang Jenazah TPU Jombang Dicuri

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 Agustus 2021 | 17:54

Satu unit Ekskavator terparkir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Suku cadang ekskavator atau alat berat yang digunakan untuk mengeruk lubang jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, dicuri maling pada Sabtu, 31 Juli 2021 lalu.

Akibatnya sejak lima hari lalu, alat berat yang digunakan sebagai garda terakhir penanganan COVID-19, terganggu dan tak dapat digunakan. 

Kepala TPU Jombang Tabroni mengatakan, bagian ekskavator yang hilang dicuri maling adalah gear box yang terdapat pada roda atau alat melaju alat berat tersebut. 

Ia pun mengaku sempat terkejut ketika salah satu alat berat yang digunakan dalam membantu para penggali makam itu, tak dapat lagi digunakan. 

"Ada beberapa bagian hilang, bukan hanya gear box, tapi juga panel komputer di dalam. Setelah saya periksa benar demikian terjadi perusakan pintu, sehingga dia bisa masuk ke dalam kabin dashboard ekskavator tersebut," ujar Tabroni, Jumat, 6 Agustus 2021. 

Ia menduga, pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Pasalnya untuk membuka suku cadang yang dicuri itu, tidaklah mudah. 

Usai kejadian itu terjadi, ia pun segera melaporkan peristiwa itu ke pihak Kepolisian. 

"Saya sudah menginformasikan ke atasan dan saya sudah datang ke Polres Tangsel. Tetapi, karena alat ini pinjam dari dinas lain, yaitu Dinas PU. Saran dari Reskrim Polres Tangsel itu, Dinas PU yang mengetahui nominal akibat dari pencurian itu. Jadi kami kembali dan menyarankan PU yang melapor untuk melaporkan kerugian tersebut," tuturnya.

Ia menduga, atas kasus pencurisn itu pihaknya mengalami kerugian hingga Rp100 juta.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill