Connect With Us

Dijual Melalui Medsos, Begini Modus Menyelundupkan Tembakau Sintetis di Apartemen Tangsel 

Rachman Deniansyah | Jumat, 10 September 2021 | 16:01

Sembilan orang tersangka diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kota Tangerang Selatan di Mapolres Tangsel, Jumat, 10 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penjualan narkotika jenis tembakau sintetis yang diproduksi di salah satu apartemen di kawasan Tangerang Selatan, dilakukan tersangka secara bebas. 

Kasat Reserse Narkoba Polres Tangsel AKP Amantha Wijaya Kusuma menuturkan, selama ini penjualan barang haram tersebut dijalani tersangka melalui media sosial (medsos). 

"Untuk peredarannya mereka melalui medsos," ujar Amantha di Mapolres Tangsel, Jumat, 10 September 2021. 

Setidaknya, sudah selama enam bulan tersangka menjalani bisnis haram ini. Untuk mengelabui petugas, pelaku menyelundupkan paket tembakau itu ke dalam bungkusan biji kopi. 

"Kopi ini untuk modus mereka menghindari dan mengelabui petugas. Jadi mereka menyembunyikan di dalam kopi. Jadi paketan kopi," tuturnya. 

Sementara untuk pengirimannya, kata Amantha, pelaku menggunakan jasa kurir. 

"Mereka menggunakan medsos sebagai penjualan atau distribusi. Ya pengiriman melalui jasa kurir, yang dibungkus paket kopi," kata Amantha. 

Paket demi paket tembakau sintetis itu telah dijual tersangka hingga ke luar Provinsi Banten. Dari modus penjualan itu, sedikitnya pelaku mampu meraih keuntungan hingga ratusan juta perbulan. 

Baca Juga :

"Dari hasil penghitungan kami, mereka dapat Rp100 juta perbulan. Karena mereka kan jaringan antarprovinsi. Distribusinya sudah antarprovinsi. Dari mulai Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Surabaya, Makassar, sampai Papua," papar Amantha.

Namun kini, bisnis haramnya sudah terhenti. Para pelaku tak lagi dapat menikmati uang hasil tindakan kriminalnya. Justru mereka kini hanya dapat tertunduk menyesali perbuatannya tersebut. 

Kesembilan tersangka yang diantaranya berinisial GR, MN, AS, AN, FL, AG, VC, PR, dan RH terancam pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati. 

Sebelumnya, Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kota Tangerang Selatan berhasil mengungkap sentra pembuatan narkotika jenis tembakau sintetis yang ternyata bersembunyi berlokasi di salah satu apartemen di kawasan Tangerang Selatan. 

Selain mengungkap sentra pembuatannya, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti tembakau jenis sintetis yang diproduksinya dengan berat mencapai 1,484 kilogram, beserta sejumlah alat dan bahan yang digunakan. 

Pengungkapan itu bermula dari ditangkapnya dua tersangka terlebih dahulu, di wilayah Ciater, Serpong, Tangsel, Agustus 2021 lalu.

BISNIS
Pola Belanja Berubah, Konsumen Ritel Lebih Pilih Harga Murah Dibanding Merk

Pola Belanja Berubah, Konsumen Ritel Lebih Pilih Harga Murah Dibanding Merk

Kamis, 10 September 2026 | 17:06

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyoroti adanya dinamika dan pergeseran pola belanja konsumen di sektor ritel saat ini.

KAB. TANGERANG
Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Kamis, 10 September 2026 | 20:28

Ratusan Buruh yang tergabung dari sejumlah serikat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill