Connect With Us

Masih Ada Ribuan Warga Tangsel Belum Memiliki KTP-el

Rachman Deniansyah | Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:06

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-el merupakan identitas tunggal yang wajib dimiliki oleh setiap penduduk. Namun ternyata, saat ini masih terdapat ribuan masyarakat di Kota Tangerang Selatan yang belum memilikinya. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Kependudukan (Disdukcapil) Kota Tangsel Dedi Budiawan.  

Menurut catatannya, terdapat sebanyak 996.869 warganya yang sudah memiliki KTP-el. Sedangkan total penduduk yang sudah memenuhi syarat dan wajib untuk memiliki KTP, mencapai lebih dari satu juta jiwa. 

"Total warga dari tujuh kecamatan di Tangsel yang belum memiliki KTP-El sebanyak 6.356 orang," papar Dedi pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Dedi memaparkan ribuan warga yang belum memiliki KTP-el itu, paling banyak berada di wilayah Pamulang, mencapai 1.556 orang. Kemudian disusul oleh oleh Kecamatan Pondok Aren yang mencapai 1.360 orang. 

Selanjutnya, untuk di Kecamatan Ciputat terdapat 972 orang, Kecamatan Serpong ada 767. Kemudian Kecamatan Ciputat Timur ada 702, Kecamatan Serpong Utara 608 orang, dan yang paling sedikit ada di Kecamatan Setu hanya 391 orang.

"Banyak sebab kenapa masih ada yang belum punya KTP. Karena ada yang pindah enggak lapor. Masih banyak yang abai atau karena kesibukannya," tuturnya. 

Atas hal itu, Disdukcapil tak henti-hentinya bakal terus melakukan sosialisasi agar masyarakat bersedia membuat KTP. 

Ia meyakini bahwa masyarakat yang belum memliki KTP pada akhirnya akan datang untuk minta dibuatkan. Pasalnya, KTP merupakan dasar dari semua pelayanan.

"Upaya kami agar mereka mau membuat KTP, kami terus melakukan kegiatan sosialiasi. Tapi kami yakin tanpa rayuan atau kegiatan apapun mereka akan datang. Apalagi tidak ada alasan susah atau jauh," terangnya.

Selain sosialisasi, Disdukcapil Kota Tangsel juga telah menghadirkan inovasi dan berbagai kemudahan bagi warganya. 

"Bahkan Sabtu, Minggu buka. Kami juga telah bekerja sama dengan ojol (ojek online). Jadi di aplikasi ojol sudah ada fasilitas layanannya. Kan enggak mungkin 6 ribu lebih kita datangin satu per satu. Jadi tetep saja mereka yang harus datang ke dinas," pungkasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill