Connect With Us

Blanko Menipis, Pencetakan KTP-el di Tangsel Diprioritaskan Bagi Remaja

Rachman Deniansyah | Kamis, 4 November 2021 | 15:20

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan Dedi Budiawan menyebut bahwa blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di wilayahnya kini sudah menipis.

"Ya sudah hampir habis malah, paling sisa untuk beberapa hari lagi," ujar Dedi saat dikonfirmasi TangerangNews.com pada Kamis, 4 November 2021.

Ia mencatat, saat ini jumlah blanko KTP-el yang tersisa dan siap cetak kini hanya ada sekitar 2.000-an saja.

"Jika Senin 500, lalu Selasa Rabu Kamis rata-rata 300. Jadi sisa sekitar 500-an," tuturnya. 

Kendati demikian, ia memastikan bahwa perekaman dan pencetakan KTP-el terus berjalan. Namun atas kondisi tersebut, pencetakan blangko KTP-el yang tersisa kini hanya diprioritaskan bagi remaja berusia 17 tahun. Mereka tergolong menjadi kelompok usia pemula yang baru memiliki KTP.

"Kami prioritas untuk kelompok pemula, atau remaja yang baru berusia 17 tahun," tuturnya. 

Mereka dapat membuat langsung, baik di gerai Adminduk yang tersebar di mal-mal ataupun dapat langsung datang ke kantor Disdukcapil yang berlokasi di Cilenggang, Serpong, Tangsel.

Dedi menerangkan, seluruh tempat pelayanan tersebut juga dibuka bagi seluruh kelompok usia. Namun bedanya, tidak akan dilakukan pencetakan KTP-el di luar kelompok usia pemula atau yang masih 17 tahun. 

"Maka bagi para pemohon KTP rusak, hilang atau ganti foto KTP akan kami berikan surat biodata atau surat keterangan (suket) yang berlaku 1 tahun. Karena blanko tidak ada maka khusus ganti foto dan tanda tangan sementara kita pending juga," terangnya. 

Untuk itu, ia lebih menyarankan agar masyarakat dapat bersabar. Menurutnya, lebih baik untuk menundanya hingga blangko kembali tersedia. 

 

"Saran kami tunda saja dulu sampai blanko ada, tapi jika urgent atau mendesak, maka kami keluarkan biodata," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill