PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan Dedi Budiawan menyebut bahwa blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di wilayahnya kini sudah menipis.
"Ya sudah hampir habis malah, paling sisa untuk beberapa hari lagi," ujar Dedi saat dikonfirmasi TangerangNews.com pada Kamis, 4 November 2021.
Ia mencatat, saat ini jumlah blanko KTP-el yang tersisa dan siap cetak kini hanya ada sekitar 2.000-an saja.
"Jika Senin 500, lalu Selasa Rabu Kamis rata-rata 300. Jadi sisa sekitar 500-an," tuturnya.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa perekaman dan pencetakan KTP-el terus berjalan. Namun atas kondisi tersebut, pencetakan blangko KTP-el yang tersisa kini hanya diprioritaskan bagi remaja berusia 17 tahun. Mereka tergolong menjadi kelompok usia pemula yang baru memiliki KTP.
"Kami prioritas untuk kelompok pemula, atau remaja yang baru berusia 17 tahun," tuturnya.
Mereka dapat membuat langsung, baik di gerai Adminduk yang tersebar di mal-mal ataupun dapat langsung datang ke kantor Disdukcapil yang berlokasi di Cilenggang, Serpong, Tangsel.
Dedi menerangkan, seluruh tempat pelayanan tersebut juga dibuka bagi seluruh kelompok usia. Namun bedanya, tidak akan dilakukan pencetakan KTP-el di luar kelompok usia pemula atau yang masih 17 tahun.
"Maka bagi para pemohon KTP rusak, hilang atau ganti foto KTP akan kami berikan surat biodata atau surat keterangan (suket) yang berlaku 1 tahun. Karena blanko tidak ada maka khusus ganti foto dan tanda tangan sementara kita pending juga," terangnya.
Untuk itu, ia lebih menyarankan agar masyarakat dapat bersabar. Menurutnya, lebih baik untuk menundanya hingga blangko kembali tersedia.
"Saran kami tunda saja dulu sampai blanko ada, tapi jika urgent atau mendesak, maka kami keluarkan biodata," pungkasnya.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews