Connect With Us

Pasokan Blanko Kembali Normal, Pencetakan KTP-el Warga Tangsel Dikebut

Rachman Deniansyah | Rabu, 10 November 2021 | 20:17

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan menyatakan bahwa pasokan blanko untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di wilayahnya kini kembali normal. 

Atas kondisi tersebut, warga Tangsel yang semula hanya mendapatkan Surat Keterangan atau Suket saat merekam KTP-el, kini dapat mencetaknya. 

Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan menuturkan atas normalnya ketersedian blanko tersebut, pihaknya kini mampu mencetak hingga ratusan lembar. 

Masyarakat, dapat mencetak KTP-el di seluruh tempat pelayanan yang telah disediakan. Seperti di Kantor Disdukcapil Tangsel, Kantor Kecamatan, serta Gerai Dukcapil yang tersedia di hampir seluruh mal. 

"Warga yang mendapat SK kependudukan, ya sekarang tinggal cetak. Tinggal datang silakan, sudah enggak ada surat keterangan," ujar Dedi kepada awak media, Rabu, 10 November 2021.

 

Hal tersebut menjadi kabar bahagia bagi warga Tangsel. Mengingat, sebelumnya stok blanko sempat menipis.

Sehingga masyarakat yang hendak mencetaknya harus bersabar hingga sepekan. 

"Ternyata baru seminggu sudah datang kan, mereka yang sudah terlanjur, ya tidak apa-apa tinggal balik lagi," terangnya.

Dengan demikian, pencetakan KTP-el kini tak lagi diprioritaskan hanya bagi kelompok usia pemula atau 17 tahun.

Namun sudah diperbolehkan untuk semua kalangan, termasuk bagi warga yang hendak mencetak ulang KTP-el karena rusak.

"Sebelumnya yang ganti foto rusak kita pending dulu, kan artinya masih punya lah ya walaupun rusak. Sekarang sudah bisa, artinya kembali ke titik semula yang sekitar 500 per hari, kemarin sempat drop hingga 200 - 300 lembar per hari, kalau sekarang sudah normal lagi mulai dari kemarin sudah 500 lagi per hari," tandasnya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill