Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan menyatakan bahwa pasokan blanko untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di wilayahnya kini kembali normal.
Atas kondisi tersebut, warga Tangsel yang semula hanya mendapatkan Surat Keterangan atau Suket saat merekam KTP-el, kini dapat mencetaknya.
Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan menuturkan atas normalnya ketersedian blanko tersebut, pihaknya kini mampu mencetak hingga ratusan lembar.
Masyarakat, dapat mencetak KTP-el di seluruh tempat pelayanan yang telah disediakan. Seperti di Kantor Disdukcapil Tangsel, Kantor Kecamatan, serta Gerai Dukcapil yang tersedia di hampir seluruh mal.
"Warga yang mendapat SK kependudukan, ya sekarang tinggal cetak. Tinggal datang silakan, sudah enggak ada surat keterangan," ujar Dedi kepada awak media, Rabu, 10 November 2021.
Hal tersebut menjadi kabar bahagia bagi warga Tangsel. Mengingat, sebelumnya stok blanko sempat menipis.
Sehingga masyarakat yang hendak mencetaknya harus bersabar hingga sepekan.
"Ternyata baru seminggu sudah datang kan, mereka yang sudah terlanjur, ya tidak apa-apa tinggal balik lagi," terangnya.
Dengan demikian, pencetakan KTP-el kini tak lagi diprioritaskan hanya bagi kelompok usia pemula atau 17 tahun.
Namun sudah diperbolehkan untuk semua kalangan, termasuk bagi warga yang hendak mencetak ulang KTP-el karena rusak.
"Sebelumnya yang ganti foto rusak kita pending dulu, kan artinya masih punya lah ya walaupun rusak. Sekarang sudah bisa, artinya kembali ke titik semula yang sekitar 500 per hari, kemarin sempat drop hingga 200 - 300 lembar per hari, kalau sekarang sudah normal lagi mulai dari kemarin sudah 500 lagi per hari," tandasnya.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGPT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews