Connect With Us

Lagi Snorkeling, PNS Asal Tangsel Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 11 November 2021 | 22:55

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANGNEWS.com-Wisatawan asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditemukan tewas tenggelam di daerah wisata Pink Beach Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban diketahui bernama Gustaf, 49, pegawai negeri sipil (PNS) yang beralamat di Perumahan Pondok Pucung Indah (PPI) II, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi saat Rabu 10 November 2021 petang. Korban diduga tenggelam saat melakukan snorkleing dan trip menggunakan KLM Ship 01.

Direktur Polair Polda NTT Kombes Nyoman Badia menyatakan, saat itu korban tenggelam sehingga warga meminta bantuan tim SAR serta aparat keamanan.

Lalu, tim evakuasi kemudian ke Kampung Komodo, Kabupaten Manggarai Barat menggunakan sea rider Basarnas Manggarai Barat.

 

“Proses ke lokasi untuk evakuasi dan pencarian dilakukan hampir dua jam,” katanya seperti dilansir dari Merdeka, Kamis 11 November 2021.

Sekitar Pukul 20.00 Wita, jenazah korban dievakuasi ke sea rider oleh tim evakuasi dibantu masyarakat Kampung Komodo.

Sea rider kemudian bertolak dari Kampung Komodo menuju dermaga Pelni Labuan Bajo, sekitar pukul 21.08 Wita.

Tiba di pelabuhan Labuan Bajo, jenazah langsung dievakuasi ke ambulance untuk dibawa ke RSUD Komodo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Proses evakuasi dilakukan dua personel TNI AL Lanal Labuan Bajo, dua personel Polres Manggarai Barat, satu personel Polairud Labuan Bajo, empat personel Basarnas Manggarai Barat, dua personel Sahbandar Manggarai Barat, serta dua personel Taman Nasional Komodo (TNK).

“Tim ini dilengkapi alat dan perlengkapan satu unit sea rider 500 PK dari Basarnas Manggarai Barat dan satu unit tandu Resque,” jelas Nyoman.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

KOTA TANGERANG
2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:19

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill