Connect With Us

Alhamdulillah, Angka Kematian Akibat COVID-19 di Tangsel Turun Drastis

Rachman Deniansyah | Jumat, 7 Januari 2022 | 19:44

Ilustrasi Covid-19. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com-Seiring dengan menurunnya kasus penularan, angka kematian akibat COVID-19 di Kota Tangerang Selatan turut mengalami penurunan yang sangat drastis. 

Berdasarkan data yang dirangkum dalam laman resmi https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ per tanggal 7 Januari 2022, menunjukkan tak ada satupun angka kematian sejak sekitar lima hari lalu. 

Hal itu pun senada dengan penuturan Kepala TPU Jombang, Tabroni. Menurutnya, sejak awal tahun hanya ada satu pasien yang dimakamkan di tempat pemakaman khusus jenazah COVID-19 tersebut.

"Hanya ada satu jenazah pada 2 Januari 2022," ujar Tabroni saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Januari 2022. 

Angka kematian kali ini dinilai telah turun secara drastis, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Iya sangat menurun. Januari 2021, TPU Jombang mencatat 148 jenazah yang dimakamkan," tandasnya.

Ia pun berharap agar kondisi tersebut tetap bertahan. Jangan sampai terjadi lagi pelonjakan seperti pertengahan tahun kemarin.

"Seperti pada bulan Juli 2021 kemarin, mencapai 873 jenazah yang dimakamkan," tandasnya.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill