Connect With Us

Pemkot Tangsel Kembangkan Kampung Membangun untuk Tarik Wisatawan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 April 2022 | 09:15

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat menyambangi Kampung Dadap, Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis 7 April 2022. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mengembangkan kampung membangun yang berlokasi di Kampung Dadap, Rawabuntu, Serpong, agar bisa menjadi daya tarik wisatawan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menjelaskan Kampung Membangun tersebut sudah didirikan sejak tahun 2021 lalu.

Dalam kampung ini fasilitas penunjang warga sudah sangat baik sekali, baik itu jalan lingkungan, drainase, fasilitas penunjang seperti posyandu, gedung UMKM, lapangan Futsal dan Bank Sampah.

”Termasuk Posyandu merupakan salah satu fasilitas yang luasnya cukup besar dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tepat kegiatan lainnya,” ujar Pilar saat melakukan kunjungan, Kamis 7 April 2022.

Dari pemantauan tersebut, Pilar melihat potensi ekonomi yang belum ada di kampung lain. Salah satunya adalah pengembangan ecoprint yang saat ini dilakukan oleh masyarakat Kampung Dadap.

Karena itu, dia berharap potensi tersebut bisa dikembangkan sehingga lebih maksimal dan mampu meningkatkan ekonomi warga setempat. 

Usai dibangunnya Kampung Membangun ini, Pilar memastikan bahwa beberapa fasilitas lain akan disiapkan. Misalnya Rumah Blandongan atau balai warga yang nantinya bisa jadi multifungsi. 

”Targetnya ke depan, bisa menarik wisatawan agar bisa menjadi kampung edukasi. Bisa juga jadi onestop shopping, karena kan nanti ada Gedung UMKM jadi menjual hasil UMKM juga,” ujar Pilar. 

Diketahui untuk membentuk Kampung Membangun, Pemkot Tangsel menganggarkan Rp7,6 miliar. Yang mana tahun ini, jumlah Kampung Membangun akan ditambah lagi.

”Tahun ini ada dua, di Pondok Betung dan di Pondok Kacang Timur. Konsepnya, kita membuat itu harus konsisten, masyarakatnya harus memperbaiki ekonominya. Jadi diharapkan seterusnya bisa tetap merawat dari apa yang dibuat, bisa lebih mandiri,” tutup Pilar.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Rabu, 23 September 2026 | 16:56

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill