Connect With Us

Tempat Hiburan Malam Kembali Dirazia di Tangsel, Ratusan Miras dan Kondom Disita

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 24 April 2022 | 09:45

Satpol PP Kota Tangsel mengamankan kondom dan minuman keras dari tempat hiburan malam yang nekat buka saat bulan Ramadan, Sabtu 23 April 2022, malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah tempat hiburan malam di Kota Tangsel yang nekat buka saat bulan Ramadan kembali dirazia aparat Satpol PP, Sabtu 23 April 2022, malam.

Kali ini tempat yang dirazia yakni kafe dan warung yang berlokasi di Kecamatan Setu dan Serpong. Dari razia tersebut pertugas mengamankan sejumlah barang seperti ratusan minuman keras (miras) dan sound system yang digunakan untuk karaoke, serta alat kontrasepsi berupa kondom.

Kepala Satpol PP Tangsel Oki Rudianto mengatakan, razia dilaksanakan berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya tempat hiburan malam yang masih nekat buka pada bulan Ramadan.

 “Tempat hiburan malam tersebut melanggar Surat Edaran Wali Kota Tangsel dan Perda (Peraturan Daerah) No 9/2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat,” tutur Oki seperti dilansir dari Republika, Minggu 24 April 2022.

Adapun tempat hiburan yang dirazia yakni Kafe Atun, Kafe Ai, dan Kafe Bunda Irma, serta Warung Ipung, Warung Bonay, dan Warung Mimin yang berada di kawasan Setu dan Serpong.

Petugas juga mengamankan sebanyak 62 botol miras dan tape satu unit dari Kafe Atun, 16 botol miras beragam merek dan empat unit lampu diskotik dari Kafe Bunda Irma, dan 10 alat kontrasepsi serta satu lampu diskotik dari Kafe Ai.

Kemudian, ada juga empat botol miras dari Warung Ipung, 23 botol miras dari Warung Bonai, dan 37 botol miras dan TV karaoke dari Warung Mimin. Selain itu, pada malam operasi tersebut, dilakukan pula razia di rumah kontrakan yang berada di Jalan Raya Puspitek, Serpong.

Tak hanya itu, Satpol PP juga mendapati dua pasangan bukan suami istri di dalam sebuah kontrakan di Jalan Raya Puspiptek.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachri menambahkan, sejumlah barang bukti yang disita dalam razia akan didata untuk dilaporkan izin sita ke pengadilan, selanjutnya dimusnahkan.

“Bagi yang melanggar akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku, serta akan kita panggil para pemilik untuk penindakan lebih dalam,” ujarnya.

 

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill