Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Pamulang, Tangerang Selatan, dikagetkan dengan penemuan jenazah saat hendak pergi salat ke masjid pada Jumat 6 Mei 2022. Mayat tanpa identitas itu saat ditemukan dalam kondisi dikerubungi lalat di sebuah lapak di Jalan Beringin, Pamulang Barat.
Bejo, 37, petugas keamanan setempat mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal ketika petugas parkir Masjid Al-Barkah bernama Anwar mencium bau busuk saat hendak salat Jumat. Anwar kemudian mencari-cari sumber bau tersebut. “Ketika sampai di sebuah lapak dagang, Anwar terkejut melihat sekujur mayat yang dipenuhi lalat,” kata Bejo seperti dilansir dari Kompas.
Selanjutnya, sambung Bejo, Anwar langsung menginformasikan hal tersebut kepada petugas keamanan dan RT setempat. “Terus Pak RT telepon polisi. Baru dibawa jenazahnya sekitar pukul 14.30 WIB ke Rumah Sakit Fatmawati," ungkap Bejo.
Bejo menyebut sebelum ditemukan meninggal, pria tunawisma tanpa identitas itu sejak dua pekan lalu terlihat di daerah RT 04 RW 07. Pria tersebut kerap meminta-minta ke pedagang untuk makan.
“Terus tiga hari ini enggak kelihatan, ternyata tiga hari dia tidur di situ (lapak), baru ketahuan meninggal," terang Bejo.
Menurut Bejo, setiap malam lapak tersebut dijadikan sebagai tempat beristirahat oleh tunawisma itu. Tiga hari lalu dirinya juga sempat melihat tunawisma itu dan meminta agar meninggalkan lapak. Saat ini lapak tersebut memang sedang tak digunakan oleh pemiliknya karena sedang mudik Lebaran.
"Dari hari Selasa, ditanyain katanya lagi sakit. Tiga hari enggak nongol lagi, kirain sudah pergi. Pas mayatnya ditemuin tanpa identitas, enggak pakai baju, cuma bawa celana panjang di badan doang,” jelas Bejo.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGIbadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews