Connect With Us

Sempat Viral, Pengunjung Kecele Ternyata Kafe Tema Pantai di Tangerang Ini Sudah Tutup

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 20 November 2022 | 17:32

Ciater Beach di Jalan Masjid Ciater No.45, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sebelum tutup. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ciater Beach, salah satu kafe dan restoran unik di Jalan Masjid Ciater No.45, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sempat viral di sosial media.

Kafe dan resto bertema ala beach club di Bali ini yang dibuka pada 17 November 2021 yang lalu. Tempat tersebut didesain sangat estetik hingga benar-benar menyerupai pantai di Bali, lengkap dengan kain kotak-kotak hitam putih yang khas dan papan selancar serta pasir putih.

Keunikan dari konsepnya tersebut kemudian menarik minat pengunjung sehingga Ciater Beach sempat viral dan digadang-gadang menjadi salah satu hidden gems di Tangerang. Namun, lama tak terdengar kini kafe dan resto tersebut rupanya telah ditutup.

Menurut penuturan warga sekitar, Ciater Beach telah ditutup sejak Agustus 2022 yang lalu.  Pemandangan indah ala pantai kini tampak sudah rata dengan tanah, hanya terlihat hamparan pekarangan kosong. 

Seluruh ornamen dan gubuknya pun telah dibongkar. Sayangnya, meski telah lama ditutup, dalam pencarian Google Maps lokasi dari Ciater Beach masih tertulis buka.

Akibatnya, banyak para pengunjung harus pulang dengan tangan kosong lantaran tidak mengetahui Ciater Beach telah lama ditutup.

"Kalau udah tutup mestinya dhapus dong. jauh2 dari Jakarta zonk," tulis seorang pengunjung di kolom komentar Google Maps Ciater Beach.

"Tadi kami sudah sampai di Ciater Beach ternyata sudah tutup kemarin 2 bulan... kenapa aktif buka maps, HARIS tutup Maps," timpal pengunjung lainnya.

"Yang mau ke Ciater Beach mending nggak usah jadi, saya beserta keluarga jauh dari Kebayoran, udh jalannya sempit ke dlm dlm sesampai di lokasi resto nya udah ga ada alias tutup, bahkan tempat sudh di bongkar. Untung beberapa meter ke depannya ada warung bambu Ciater jadi makan aja disitu," imbuh pengunjung lain.

BANTEN
Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Gantikan Dadan, Kepala BGN Nanik Stop Tambah SPPG Baru

Gantikan Dadan, Kepala BGN Nanik Stop Tambah SPPG Baru

Kamis, 4 Juni 2026 | 22:50

Usai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill