Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com- Perokok aktif memiliki kondisi paru-paru yang berbeda dengan nonperokok, hal ini terlihat pada warnanya tampak abu bahkan hitam jika dilakukan pengamatan menggunakan alat, akibat dari terpapar tar lengket dan tembakau.
Dokter spesialis penyakit dalam dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, CHt, FINASIM mengatakan, paru-paru membutuhkan waktu untuk membersihkan dirinya sendiri.
"Tubuh kita bisa melakukan auto cleaning atau membersihkan tubuhnya sendiri, secara alami tubuh memiliki fungsi untuk meregenerasi dari sel-sel paru yang tadinya sudah terkontaminasi menjadi seperti baru lagi," ujar dokter dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut.
Namun, penyembuhan alami ini membutuhkan waktu dan melalui beberapa tahapan. Fase pertama, antara 2 minggu sampai 3 bulan setelah berhenti merokok, paru-paru akan mulai membersihkan dirinya sendiri.
Paru-paru ini, kata Jeffri, akan mulai bersih dan timbul sel-sel baru yang fungsinya lebih baik dan memungkinkan untuk mengalami gejala yang lebih sedikit, namun tidak benar-benar hilang.
"Hilang sama sekalinya itu biasanya membutuhkan waktu sekitar lebih dari setahun atau dikenal dengan fase kedua," imbuhnya.
Fungsi paru-paru akan kembali ke fungsi normal jika tidak lagi menerima paparan asap baik menjadi perokok aktif maupun pasif selama setahun.
Untuk membersihkan paru-paru, dokter Jeffri memberikan sejumlah tips yang dapat diaplikasikan para perokok seperti dikutip dari kanal YouTube Kata Dokter, Selasa 21 Februari 2023.
"Yang pertama ada cara terapi tanpa obat, kedua ada terapi menggunakan obat. Kita bagi menjadi dua itu ya biar sederhana," katanya.
Lanjutnya, terapi tanpa obat dapat dilakukan dengan menjaga aktivitas fisik melalui olahraga berjenis karbu respirasi atau yang merangsang nafas agar lebih aktif seperti berlari dan jogging.
"Saat kita berolahraga, maka kantong paru-paru akan terbuka lebih besar sehingga kapasitas untuk menukarkan oksigen dengan karbondioksida akan semakin besar," jelasnya.
Langkah berikutnya ialah dengan meminum air hangat sekitar 8 gelas per hari untuk membantu meringankan kondisi batuk atau tenggorokan tidak enak serta dada sesak
"Mukosa atau dinding dari sound nafas yang menebal akibat infeksi tadi atau radang biasanya akan lebih perbaikan," paparnya.
Dokter Jeffri mengimbau untuk mengonsumsi makanan alami yang mengandung antioksidan di antaranya bayam, buah berry, dan kacang-kacangan untuk mengatasi radang di dalam paru-paru yang kotor.
"Untuk terapi yang obat, biasanya klinik akan memberikan obat-obatan tertentu untuk melegakan paru-paru yang bermasalah biasanya kita berikan terapi uap," tuturnya.
Terakhir, terapi obat untuk mengencerkan dahak atau peradangan paru-paru dengan pemberian obat dalam bentuk tablet, sirop, atau infus.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews