Connect With Us

Pria di Pamulang Tangsel Serang 2 Warga Pakai Pedang Gegara Emosi Dengar Knalpot Motor, 1 Tewas 1 Tangannya Putus

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 25 April 2023 | 20:28

Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial B menyerang dua warga menggunakan pedang usai cekcok di Jalan Ketapang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Akibat penyerangan tersebut, satu korban bernama Fadil, 27, tewas dan korban lainnya, Chairy Auriza, pergelangan tangannya putus.

Berdasarkan informasi peristiwa ini terjadi pada saat malam takbiran Idul Fitri 1444 Hijiriah, Jumat, 21 April, pukul 21.30 WIB.

Awalnya, Fadil bersama Chairy dan temannya Riko tengah nongkrong di ruko, Jalan Ketapang, Kecamatan Pamulang. Ruko tersebut lokasinya tepat di depan rumah pelaku B.

Kemudian Chairy dan Riko pergi ke minimarket untuk membeli sesuatu meninggalkan Fadil di lokasi. Tiba-tiba saja keduanya dihubungi Fadil lantaran cekcok dengan pelaku.

Pelaku menegur Fadil lantaran sebelumnya mendengar suara motor yang kencang dan mengganggu. Ia menuduh suara motor tersebut berasal darinya. Fadil yang merasa tidak bersalah pun melawan pelaku.

"Keduaya sempat cekcok perihal masalah knalpot motor. Fadil merasa itu bukan dia. Kalau itu perbuatan temannya, Fadil minta pelaku tegur temannya langsung, bukan ke dia," kata saksi yang juga teman korban, Eko.

Cekcok tersebut sempat dilerai kedua teman Fadil untuk mencegah terjadi perkelahian. B akhirnya kembali ke rumahnya.

Ketika itu korban berfikir masalahnya sudah selesai, namun ternyata B kembali mendatangi korban dengan membawa senjata tajam jenis pedang.

Pelaku langsung menyerang Fadil dengan menebas ke bagian kepala hingga ia terjatuh. Chairy yang hendak melerai juga diserang pelaku. Ia menahan sabetan pedang itu dengan tangan kiri, hingga bagian pergelangan tangannya putus.

Lalu pelaku terus menyerang Fadli yang posisinya sudah tersungkur dengan menusuknya sebanyak 3 hingga 5 kali.

Riko pun berteriak meminta tolong warga dan membawa kedua temannya yang terluka itu RSUD Tangerang Selatan (Tangsel). “Tapi Fadil udah tewas di lokasi," ujar Eko.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku sudah dibawa polisi bersama barang buktinya.

Sementara itu, Kapolsek Pamulang Kompol Fiernando Andriansyah membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut.

“Iya ada kejadian penganiyaan yang mengakibatkan kroban meninggal dunia. Sudah ditangkap. Pelaku masih di Polsek,” kata Fiernando, Senin 24 April 2023.

Namun Fiernando belum dapat menjelaskan lebih detail perihal kronologis peristiwa itu. Sementara luka-luka yang didapat korban masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter.

“Kita tunggu hasil dari dokter untuk tahu tusukan dimana aja," katanya.

KAB. TANGERANG
Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:57

Jajaran Polresta Tangerang akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial R, 29, yang jasadnya ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill