Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan seekor hewan diduga babi ngepet berkeliaran di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jalan Asem, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, pada Minggu, 30 April 2023, lalu.
Dalam video unggahan akun Instagram @fakta.tangerang, terlihat dalam rekaman kamera CCTV hewan mirip babi itu berkeliaran di sekitar pemukiman warga.
Penampakan itu pun menggegerkan warga setempat hingga ada sejumlah warga mengaku kehilangan uang, usai kemunculan diduga babi ngepet tersebut.
Humas Polres Tangsel Ipda Galih mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan penyelidikan terkait adanya isu kemunculan diduga babi ngepet.
"Kapolsek Pondok Aren telah memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan ke lokasi untuk memperoleh kebenaran informasi tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa, 2 Mei 2023.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Ipda Galih menyebut hewan yang berada dalam video rekaman CCTV tersebut bukanlah babi, melainkan seekor anjing.
"Hasil penyelidikan berdasarkan keterangan beberapa warga sekitar bahwa hewan tersebut bukan seekor babi, melainkan seekor anjing," imbuhnya.
Adapun hasil penyelidikan diperoleh usai pihak kepolisian meminta kesaksian dari warga sekitar lainnya yang berada di lokasi.
"Karena ada kesaksian warga sekitar yang melihat itu merupakan anjing liar," tutupnya.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews