Connect With Us

Badan Penuh Luka, Balita 4 Tahun di Tangsel Tewas Dianiaya Ibu Kandung dan Bapak Tiri

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 Juni 2023 | 15:44

Ilustrasi kekerasan anak. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Balita laki-laki berusia 4 tahun tewas akibat dianiaya orang tuanya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat di RSU Tangsel.

Kasie Humas Polres Tangsel Ipda Galih membenarkan pihaknya tengah melakukan penyidikan kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang diketahui terjadi pada Selasa, 20 Juni 2023, lalu.

"Bayi tersebut mengalami banyak luka di tubuhnya sehingga mendapatkan perawatan di RSU Tangsel," katanya, Minggu 25 Juni 2023.

Mendapat laporan itu, Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tangsel langsung bertindak cepat menangkap pelaku yakni ibu kandung korban berinisial AZ dan bapak tiri inisial D.

"Saat ini sudah kita lakukan penahanan di Polres Tangsel," jelas Galih.

Sementara korban yang sempat mendapat perawatan selama empat hari RSU Tangsel, nyawanya tidak tertolong. Korban dikabarkan meninggal pada Jumat 23 Juni 2023, malam.

"Semalem kita mendapatkan informasi dari pihak RSU Tangsel bahwa korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya terhadap jenazah sudah dibawa ke RS Fatmawati Jaksel untuk dilakukan autopsi," tambah Galih. 

Untuk perkembangan kasus tersebut, hingga kini masih dalam penyidikan secara mendalam oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Tangsel.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill