Connect With Us

Tiba-tiba Hilang saat Mandi Hujan, Balita 2 Tahun di Pondok Aren Tangsel Terseret Arus Saluran Air

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 6 Januari 2023 | 13:46

Pemakaman Muhammad Habibi Syauqi, balita berusia 2 tahun, yang tewas terseret arus saluran air saat mandi hujan di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis 5 Januari 2023. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Malang menimpa Muhammad Habibi Syauqi. Balita berusia 2 tahun, putra dari pasangan Sofyan dan Nur ditemukan meregang nyawa di saluran air, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis 5 Januari 2023.

Menurut penuturan keluarga korban, Habibi awalnya sedang bermain hujan di halaman depan rumahnya pada, Rabu 4 Januari 2023. Sementara sang ibu, Nur, tengah mengepel teras rumah di dekat korban.

Saat Nur masuk ke dalam rumah untuk mengambil payung, hanya dalam hitungan menit ketika kembali ke halaman depan, Habibi sudah tidak ada di lokasi.

"Mamanya kan sibuk tuh, dikirain diajak kakak yang usia 4 tahun. Pas sadar (Habibi) sudah tidak ada," ujar tante korban, Ella seperti dikutip dari beritasatu.com, Jumat 6 Januari 2023.

Menurut Ella, sebelum ditemukan tak bernyawa, pihak keluarga sempat melaporkan kejadian anak hilang ke kantor Kepolisian Pondok Aren.

Saat itu juga, pencarian Habibi dilakukan semalaman, tetapi tidak membuahkan hasil. Baru kemudian di pagi harinnya, tepatnya Kamis 5 Januari 2023, sekitar pukul 06.00 WIB, jasad Habibi ditemukan oleh warga yang melintas di saluran air tak jauh dari rumahnya.

"(Habibi) Ketemunya tadi jam 6 pagi sama orang yang mau nganterin sekolah, di selokan depan," kata Ella.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Erwin Subekti mengatakan, balita malang itu diduga hilang akibat terbawa arus saat kondisi hujan.

"(Saat ditemukan) Ada luka dibagian telapak kaki. Kemungkinan bisa dari goresan karena di sini (saluran air) banyak batu," ujarnya.

Erwin menyebut, pihaknya telah melakukan penelusuran tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, pihak Kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan 

"Kita sedang dalami juga atau kita lidik juga apakah memang terbawa arus air atau ada kejadian lain yang menimpa korban," tukasnya.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill