Connect With Us

Pesisir Pantura Tangerang Diprediksi Tenggelam 2030

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:28

Lembaga nirlaba, Climate Central mendeteksi sejumlah wilayah di kawasan Pantai Utara (Pantura), Jawa, diprediksi tenggelam pada tahun 2030. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Lembaga nirlaba, Climate Central mendeteksi sejumlah wilayah di kawasan Pantai Utara (Pantura), Jawa, termasuk Kabupaten Tangerang hingga Jakarta Utara diprediksi tenggelam atau terendam air pasang laut. 

Menurut peta interaktif Climate Central, terlihat bahwa daerah-daerah Pantura tersebut berada di bawah pasang air laut dan luasannya kian bertambah.

Laman Climate Central menunjukkan tanda merah sebagai kondisi di bawah permukaan laut atau below annual flood level, terlihat peta itu juga melihat proyeksi berdasarkan tahun, level air, tempratur dan lainnya.

Wilayah tersebut terprediksi tenggelam di tahun 2030-3060 termasuk di sisi timur kawasan Muara Gembong Kabupaten Bekasi yang hampir seluruhnya sudah tanda merah.

Pengamat Tata Kelola Kota dari Universitas Pakuan (Unpak) Budi Arief menjelaskan, sejarah menunjukkan aspek tata kota dari pembangunan wilayah Jawa Barat dulunya memang dimulai dari Pantura sebagai wilayah pemukiman dan pusat pertumbuhan.

"Nah bicara tata kota, masing-masing kota punya daya tampung lingkungan. Dan ada pengaruh iklim juga. Dan yang jelas, seharusnya, pembangunan perkotaan memang harus menerapkan buffer zone," kata Budi seperti dikutip dari cnbcindonesia.com, Sabtu, 22 Oktober 2022.

Budi menambahkan, sementara wilayah Selatan Jawa dibangun untuk pertanian dan perkebunan.

"Ini wajib untuk wilayah sekitar pantai, sekian meter tidak boleh ada pembangunan. Tapi, saya lihat memang, ini belum diterapkan di sepanjang Pantura," pungkasnya.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill