Connect With Us

Warga Tidak Mampu di Tangsel dapat Sambungan Listrik Gratis dari PLN

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 19 September 2023 | 21:59

PLN bersama Kementerian ESDM memberikan bantuan sambungan listrik gratis untuk warga tidak mampu di wilayah Tangerang Selatan dalam program Bantuan Pasang Baru Listrik 2023 (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra )

TANGERANGNEWS.com– Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan sambungan listrik untuk warga tidak mampu.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, M.P. Dwinugroho mengatakan, bantuan sambungan listrik gratis ini rencananya akan dilakukan kepada 92 rumah tangga di Tangerang Selatan (Tangsel) yang tersebar di 2 kecamatan.

Adapu kriteria penerima program bertajuk Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) ini diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), berdomisili di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Selain itu, calon penerima BPBL yang memenuhi kriteria telah divalidasi oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat yang setara.

"Direncanakan Provinsi Banten akan mendapat alokasi sebesar 2.500 rumah tangga penerima BPBL di tahun 2023 ini," terangnya.

Dwinugroho memaparkan, bantuan ini merupakan respon atas upaya pemenuhan rasio elektrifikasi di 0,30% rumah tangga belum berlistrik yang sebagian besar berada di wilayah terpencil.

Padahal, hingga Juni 2023 rasio elektrifikasi di Indonesia telah mencapai 99,70%, sehingga hal ini menjadi perhatian khusus agar akses listrik dapat semakin menjangkau ke seluruh masyarakat.

Dia berharap program BPBL ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat.

"Dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL diharapkan tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga," katanya.

Executive Vice President (EVP) Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN (Persero) Tonny Bellamy menyatakan, hingga 18 September 2023 sebanyak 2.167 rumah di Provinsi Banten sudah menyala.

"Artinya progres BPBL di Provinsi Banten sudah mencapai 87%, dan kami pastikan tidak lama lagi, akan mencapai 100%,” ujar Tonny pada Rabu, 20 September 2023.

Tonny berharap, kolaborasi bersama Kementerian ESDM melalui program BPBL 2023 dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui potensi bisnis dalam Ekosistem Listrik.

"Semoga dengan pelaksanaan Program BPBL 2023 dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," tuturnya.

Saroni warga Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Tangsel, mengucapkan rasa terima kasihnya lantaran mendapatkan bantuan sambungan listrik gratis tersebut.

Menurutnya, sambungan listrik gratis ini amat membantu aktivitas sehari-harinya. Terlebih, ia tidak perlu ketergantungan lagi dengan tetangga hanya untuk mendapatkan akses listrik.

"Saat ini saya sudah dapat menikmati listrik secara mandiri. Saya dan keluarga juga dapat beraktivitas dengan tenang karena rumah menjadi terang,” tukasnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill