Connect With Us

Aksi Pencurian Digagalkan Security di Pamulang Tangsel, Pelaku Ditelanjangi dan Dihajar Massa

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 3 Januari 2024 | 21:30

Satu pelaku pencurian ditelanjangi dan dihajar masa usai tertangkap saat beraksi di Perumahan Green Pamulang Estate, Gang Madrasah, RT01/08 di Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Rabu 3 Januari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian di Perumahan Green Pamulang Estate, Gang Madrasah, RT01/08 di Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), digagalkan security setempat, Rabu 3 Januari 2024.

Salah satu pelaku yang tertangkap langsung dihajar massa dan ditelanjangi hingga nyaris bugil.

Aksi pencurian yang dilakukan dua pelaku itu terjadi pukul 14.21 WIB. Keduanya terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), datang berboncengan mengendarai satu unit motor matic.

Hendi Arif Saputra, 34, security yang menggagalkan aksi pencurian itu menjelaskan saat kejadian, dia memang tengah berada dalam pos sambil memantau ke arah Jalan Raya Pondok Benda.

Arif curiga karena melihat gerak-gerik kedua pelaku yang mendekati mobil pikap pengangkut tabung gas 3 Kg di pinggir jalan.

"Ada dua orang naik motor, terus yang dibonceng ini turun di depan mobil pikap, temennya yang satu lagi langsung muterin motor. Saya perhatiin terus, nah satu pelaku ngambil tas lewat kaca depan mobil," tutur Arif.

Pelaku langsung menyelipkan tas berisi uang setoran itu ke dalam badan bagian depan sambil melaju ke arah sepeda motor. Saat itu lah Arif beraksi dengan mengejar pelaku yang terlihat panik hendak kabur.

"Waktu dia udah ngambil tas itu, baru saya kejar. Pelakunya belum sempat naik motor. Terus temennya yang bawa motor langsung kabur. Jadi pelaku yang ngambil tas itu langsung jatuh keseret sampai depan gang," katanya.

Arif mengejar pelaku hingga dirinya ikut terjatuh. Celana dinas sekuritinya ikut sobek di bagian bawah. Terlihat pula bekas luka yang masih memerah di bagian kakinya akibat tergesek aspal jalan.

"Sampai depan gang udah banyak juga warga yang ngejar, tapi si pelaku yang sempat jatuh tadi masih lari, sekitar 100 an meter dia ketangkap sama warga," ucapnya.

Amuk massa sulit terbendung. Bogem mentah bertubi-tubi dilepaskan ke tubuh pelaku. Di antara warga ada yang berinisiatif mengikat dan menelanjanginya agar tak melarikan diri.

Tak lama pihak Kepolisian tiba, lalu membawanya ke Mapolsek Pamulang.

Seorang pelaku yang mengemudikan motor berhasil kabur. Beruntung tas yang dicuri berhasil diselamatkan karena terjatuh di lokasi. Kasus ini pun masih dalam penyelidikan Satreskrim Polsek Pamulang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:57

Jajaran Polresta Tangerang akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial R, 29, yang jasadnya ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill