Connect With Us

Panggil Orang Tua Murid, SMAN 4 Tangsel Serahkan Kasus Bullying Siswinya ke Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Januari 2024 | 18:07

SMAN 4 Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah memanggil delapan orang tua murid buntut viralnya video perundungan atau bullying seorang siswi, yang dilakukan alumni sekolah tersebut beberapa hari lalu.

Humas SMAN 4 Kota Tangsel Ibni Afan mengatakan kedelapan orang tua murid tersebut dipanggil dan dikumpulkan di sekolah pada Rabu 17 Januari 2024.

Mereka diduga mengetahui peristiwa perundungan yang dilakukan remaja wanita berinisial P terhadap A, siswi kelas 11.

"Pemanggilan juga merupakan langkah pihak sekolah untuk memberikan penjelasan jika kasus yang melibatkan anaknya sudah masuk dalam ranah hukum. Karena ini pasti ada investigasi lebih lanjut lagi,” katanya saat ditemui TangerangNews, Kamis 18 Januari 2024.

Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polres Kota Tangsel lantaran peristiwa bullying dilakukan di luar lingkungan sekolah dan pelakunya sudah alumni.

"Jadi sebenarnya sudah bukan ranah kami, tapi kami bantu dampingi korban. Kasus ini semua sudah kami limpahkan ke Polres Tangsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," Ibni.

Sebelumnya, video aksi perundungan terhadap siswi SMAN 4 Kota Tangsel tersebar di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Taman Kuda Laut, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, pada Rabu 10 Januari 2024, pukul 16.00 WIB.

Berdasar informasi dari teman korban, kronologi aksi tersebut bermula dari pengakuan jujur A kepada kedua orang tua P terkait perilaku anaknya di luar rumah.

“Pelaku tidak senang dengan sikap korban yang mengadu ke orang tuanya. Korban ditanya 'P suka ngerokok enggak? Suka dugem enggak?'," jelas Ibni.

Korban pun menjawab dengan polosnya. Atas aduan tersebut, pelaku emosi dan nekat melakukan perundungan ke korban saat pulang sekolah.

Ia kemudian memukul dan mendorong korban hingga masuk ke dalam bak sampah. Tidak sampai di situ, pelaku juga tertawa puas saat melihat kondisi korban tersebut.

“Bullying tersebut menurut saya ini udah parah,” terang Ibni.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill