Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut bullying yang dilakukan siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yuppentek Curug Kabupaten Tangerang itu gegara saling ejek.
Kepala Seksi (Kasie) Humas Polres Tangsel Iptu Wendi mengatakan, peristiwa perselisihan tersebut terjadi pada Kamis, 12 Oktober 2023 sekira pukul 10.00 WIB. Mereka berdua berinisial M dan A.H.
Kejadian itu bermula saat adanya saling ejek di antara mereka berdua. Kemudian, M tersulut emosi sehingga melakukan kekerasan fisik kepada A.H.
"Benar perselisihan , jadi saling ejek sehingga terjadi kekerasan fisik," kata Wendi kepada TangerangNews.com, Jumat, 13 Oktober 2023.
Lalu, pihak Unit Reskrim Polsek Curug langsung melakukan penyelidikan dari informasi tersebut.
Pada 13 Oktober 2023 bertempat di sekolah korban, dilaksanakan mediasi yang dihadiri sejumlah pihak seperti Kepala Sekolah (Kepsek), Kanit Reskrim Polsek Curug, beserta orang tuanya.
"Hasil dari mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan," pungkas Wendi.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGAktivitas nelayan yang berada di wilayah pesisir Utara Kabupaten Tangerang lumpuh akibat laut yang tercemar bahan kimia berupa pestisida dari aliran Sungai Cisadane.
Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga keluarga bertajuk Paramount Petals Family Dash 2026 yang digelar di kawasan kota mandiri Paramount Petals Minggu, 15 Februari 2026,mulai pukul 06.00 WIB, pagi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews