Connect With Us

Alasan Ekonomi, Pelaku Bullying Tidak Dikeluarkan dari SMK Yuppentek 2 Curug Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 13 Oktober 2023 | 02:49

Potongan video bullying di salah satu SMK swasta di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 13 Oktober 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yuppentek 2 Curug Muhamad Farihin menyebut pihaknya tidak mengeluarkan pelaku bullying di kelas yang videonya viral di media sosial.

Meski demikian siswa tersebut akan tetap diberikan sanksi sesuai peraturan.

"Akan beri sanksi, namun tidak dikeluarkan tujuannya agar tidak putus sekolah. Alhamdulillah kedua belah pihak membuat kesepakatan untuk berdamai," ucap Fahirin, Jumat,13 Oktober 2023.

Farihin mengatakan, pihaknya akan membina siswa yang melakukan penganiayaan kepada temannya tersbut. Sebab, kondisi latar belakang keluarga pelaku termasuk ekonomi lemah. 

"Kasihan, ibu pelaku cuman buruh cuci, kalau harus pindah sekolah kan harus bayar lagi," katanya.

Dia menyebut, kronologi penganiyaan tersebut berawal dari saling ejek. Karena pelaku kesal diejek, sehingga melakukan penganiyaan kepada korban.

"Awalnya sih masih ledek-ledekan karena kesal akhirnya seperti ini. Tetapi sudah disepakati bersama untuk berdamai secara kekeluargaan, dihadiri juga oleh pihak Kepolisian, TNI dan tokoh masyarakat," sebutnya.

Dirinya juga menyayangkan insiden pemukulan itu sampai terjadi di sekolah.

"Saya sangat menyayangkan, padahal saat jam pergantian guru. Jadi guru IT ke guru Bahasa Indonesia," pungkasnya.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
 Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill