Connect With Us

Polres Tangsel Naikkan Status Kasus Pembullyan SMA Binus Serpong ke Penyidikan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 21 Februari 2024 | 07:03

Video bullying yang diduga dilakukan siswa SMA Binus Internasional BSD, Kota Tangsel, Senin 19 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akan menaikkan status perkara kasus dugaan pembullyan di SMA Binus Tangsel.

Kasus akan ditingkatkan setelah proses gelar perkara dilakukan pada Selasa, 20 Februari 2024.

"Rencana hari ini melakukan gelar perkara untuk peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi.

Alvino menyampaikan, aksi pembullyan tersebut dilakukan lebih dari satu orang, termasuk salah satu di antaranya diduga anak Vincent Rompies.

"Diduga (pelaku perundungan) lebih dari satu orang," katanya.

Sebelumnya, Polres Tangsel telah mendalami kasus dugaan pembullyan terhadap seorang siswa SMA oleh seniornya di Warung Ibu Gaul, Serpong Utara, Tangsel.

Diketahui, polisi telah mendatangi korban di rumah sakit untuk meminta keterangan serta melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill