Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com- Pemilik Warung Ibu Gaul angkat bicara soal kasus pembullyan di kediamannya yang melibatkan siswa SMA Binus Serpong Tangerang Selatan (Tangsel).
Hermawati, 40, mengaku tidak tahu menahu terkait dugaan pembullyan terjadi di warungnya. Bahkan, ia baru mengetahui hal tersebut setelah video perundungan viral di media sosial.
"Kita aja yang punya rumahnya enggak tahu, kok ada sih videonya (pembullyan)," ucap Hermawati saat ditanya awak media di kediamannya, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Selasa, 20 Februari 2024.
Menurutnya, selama warung miliknya itu berdiri sejak 2009 silam, belum pernah ada kejadian pembullyan seperti saat ini.
Hermawati pun tak menampik bahwa sekelompok remaja yang tergabung dalam 'Geng Tai' itu hampir setiap hari nongkrong di warung miliknya.
"Hampir setiap hari, di luar jam sekolah," imbuhnya.
Lebih lanjut, Hermawati menyebut pihak sekolah belum mendatangi lokasi Warung Ibu Gaul usai viral video pembullyan tersebut.
Selepas kejadian pembullyan itu, Hermawati mengaku warungnya tidak lagi dikunjungi oleh siswa sekolah yang biasa nongkrong.
Sementara itu, pihak kepolisian sudah mengecek lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan.
Diberitakan sebelumnya, kasus video perundungan tersebar di media sosial X, terlihat sejumlah remaja diduga siswa SMA Binus BSD memukul dan mencekik seorang siswa lainnya.
Korban dikeliling para pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang. Bahkan celana korban juga dicopot hingga ia setengah telanjang.
Diketahui, salah satu pelaku pembullyan diduga merupakan anak dari presenter Vincent Rompies.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGKomisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews