Connect With Us

Sampah di TPA Cipeucang Kian Menggunung, Pemkot Tangsel Jajaki Kerjasama Daerah Lain

Yanto | Jumat, 19 April 2024 | 20:46

Antrean truk pengangkut sampah di TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel, Jumat 19 April 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kerjasama Pemerintah Kota Tangsel (Tangsel) dengan Pemerintah Kabupaten Lebak terkait pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) segera berakhir.

Pemkot Tangsel pun tengah menjajaki kerjasama dengan daerah lain untuk bisa menampung sampah kota tersebut, lantaran keterbatasan kapasitas di TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong.

Apalagi saat ini, volume sampah di TPA Cipeucang kian menggunung, hingga menimbulkan bau tak sedap yang sampai ke daerah pemukiman.

Salah satu pengemudi truk sampah yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya kerap mendapatkan banyak komplain dari warga terkait bau menyengat TPA Cipeucang.

Apalagi selama libur hingga pasca lebaran, volume sampah mengalami peningkatan.

"Ada saja keluh kesah warga sekitar masalah bau sampah ini, memang lagi banyak-banyaknya sampah yang diangkut," terangnya, Jumat 19 April 2024.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Tubagus Aprilliadhi membenarkan berakhirnya kerjasama pembuangan sampah di TPA Lebak, pada bulan April ini.

Adapun mengenai rencana perpanjangan kerjasama, dirinya belum mengetahui.

"Iya berakhir bulan ini, tapi apakah diperpanjang atau tidaknya saya tidak tahu secara pasti, masih menunggu proses selanjutnya. Tapi kita tetap menjajaki daerah lain untuk menjalin kerjasama," terangnya.

Tubagus juga mengimbau agar warga Kota Tangsel untuk ikut berupaya mengurangi sampah, terutama plastik agar volumenya tidak terus bertambah.

"Selain itu jangan suka membuang sampah sembarang karena berdampak negatif buat lingkungan seperti bisa menimbulkan banjir dan bau menyengat," tegasnya.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill