Connect With Us

Kelompok Gangster Tawuran di Serpong Tangsel, Seorang Remaja Dikabarkan Tewas

Yanto | Jumat, 24 Mei 2024 | 18:43

Potongan video pelaku tawuran membawa sajam di Jalan Sutera Utama, Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangsel, pada Kamis 23 Mei 2024, dini hari. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Aksi tawuran diduga antar kelompok gangster terjadi di Jalan Sutera Utama, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Kamis 23 Mei 2024, dini hari. Aksi tersebut dikabarkan menelan satu korban jiwa.

Menurut kesaksian Nurahim alias Terong, petugas keamanan Kampung Marga Jaya, Kelurahan Paukonan, ketika itu dirinya dikagetkan dengan suara ledakan petasan dari arah Jalan Sutera Utama. 

Tak berselang lama, ada dua motor dengan berbonceng lima orang berupaya masuk ke kampungnya.

“Saya kebetulan pas kejadian itu sedang jaga di Kampung. Ada lima orang naik dua motor, pengen masuk ke kampung kita, tapi saya tolak,” ujarnya, Jumat 24 Mei 2024. 

Kemudian, pemotor tersebut pergi. Namun tak berselang lama, mereka datang kembali dengan membawa teman-temannya sebanyak delapan motor sambil membawa senjata tajam.

“Kita kaget, mereka datang lagi dengan banyak orang, satu motor ada yang berboncengan dua orang sampai tiga orang.  Mereka bawa senjata kelewang dan celurit,” jelasnya. 

Menurut Terong, di antara kelompok tersebut ada seorang remaja yang sudah dalam kondisi berceceran darah dan tidak sadarkan diri. Ia menduga remaja tersebut korban dalam aksi tawuran.

“Ada korban satu orang sudah tidak sadar dia, walaupun ditampar-tampar sama temennya supaya sadar,” jelasnya. 

Ia pun menyuruh para remaja tersebut ke rumah sakit untuk membawa rekannya yang terluka.

"Saya bilang 'Bukannya langsung dibawa ke rumah sakit, malah ke sini'. Lalu, saya usir dan suruh tinggalin sajamnya,” tambahnya. 

Terong mengatakan kabarnya korban tersebut telah meninggal dunia usai di bawa ke rumah sakit sekitar Serpong. 

“Saya denger kabar kalau korbannya meninggal, masih remaja sih (korbannya) yang saya lihat,” katanya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Polres Tangsel belum memberikan keterangan lebih lanjut tentang aksi tawuran di Serpong Utara yang diduga mengakibatkan satu korban tewas tersebut.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill