Connect With Us

Minibus Seruduk Warung Nasi Uduk di Pondok Aren Tangsel, 3 Luka Termasuk Balita 4 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Kamis, 4 Juli 2024 | 22:03

Potongan video minibus tabrak warung nasi uduk hingga mengakibatkan 3 korban luka di Pondok Aren, Kota Tangsel, Rabu 3 Juli 2024, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu unit minibus diduga hilang kendali hingga menyeruduk warung nasi uduk di Jalan Ceger Raya, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangsel.

Akibat kecelakaan itu, tiga orang yang berada di warung mengalami luka-luka, termasuk seorang balita berusia 4 tahun.

Kanit Lakalantas Polres Tangsel IPTU Yunus menjelaskan peristiwa kecelakaan terjadi pada Rabu 3 Juli 2024 sekira pukul 23.10 WIB.

Berdasarkan informasi di TKP, insiden itu berawal ketika minibus  yang dikemudikan oleh RA, 43, melaju dari arah Tanah Kusir menuju ke arah Pondok Aren melalui Jalan Ceger Raya.

"Setibanya di dekat Pusat Gadai Indonesia, diduga mobil mengalami kendala pada bagian pedal gas, sehingga mengakibatkan mobil tersebut melaju ke arah kiri jalan," jelasnya, Kamis 4 Juli 2024.

 Akhirnya, mobil menyeruduk warung nasi uduk dimana terdapat korban HM, 36, IO, 27, dan EB, 4, yang sedang duduk. 

"Atas kejadian tersebut korban HM luka dibagian kepala dan di bawa ke RSUD Pesanggrahan. Kemudian korban IO mengalami luka pada bagian wajah dan lecet kaki, serta balita EB mengalami luka lecet dibagian wajah dibawa ke RS Suyoto untuk mendapatkan pertolongan medis," jelas Yunus.

Sementara kendaraan minibus mengalami kerusakan pada bagian bodi depan. Lalu, bagian depan Toko Pusat Gadai Indonesia mengalami kerusakan, begitu juga bagian teras warung nasi uduk. 

"Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum LakaLantas Polres Tangsel," tukas Yunus.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill