Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNEWS.com- Komika Marshel Widianto mengklaim dirinya tidak akan mengambil anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) apabila terpilih menjadi wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel).
"Tidak akan saya pernah mengambil sepersen pun untuk mengambil APBD. Itu yang saja jaga," tegas Marshel di Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin, 8 Juli 2024, dikutip dari Kompas.com.
Dalam kesempatan itu, Marshel juga menyebut dirinya sadar bahwa banyak pihak mengkritik pencalonannya dalam kontestasi Pilkada serentak pada November 2024 tersebut.
Latar belakang kehidupan, pendidikan, pengalaman politik, hingga ekonomi Marshel pun menjadi sorotan publik.
Meski demikian, Marshel menyatakan, kritikan tersebut tidak ada satu pun yang mengarah kepada ia pernah mengambil hak orang lain.
"Saya adalah mungkin satu-satunya orang, yang berani untuk masuk ke kontestasi ini dengan keadaan yang susah dan dengan keadaan masa lalu buruk, dengan keadaan ekonomi yang tidak seberuntung teman-teman yang lain," tambahnya.
Lebih lanjut, Marshel menjelaskan, sebenarnya ia sudah cukup lama terjun ke dunia politik. Sebab, komika asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu sejak 2018 sudah menjadi bagian dari sayap Partai Gerindra, yakni Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA).
Menurutnya, tujuh tahun dalam SATRIA dapat menjadi bekal baginya untuk berpolitik ke depan.
Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui pernyataan resminya, Sabtu, 6 Juli 2024, memasangkan Marshel Widianto dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Tangsel.
"Kedua orang ini merupakan figur yang tepat untuk memenuhi harapan sebagian besar rakyat Tangsel yang ingin kemajuan," katanya.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGSeorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.
Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.
RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews