Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Saksi mata mengungkap detik-detik siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang tewas usai dibacok sekelompok remaja diduga dalam aksi tawuran di Jalan Palapa, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 23 Agustus 2024.
Korban yang berboncengan mengendarai seunit sepeda motor itu menderita luka parah di bagian atas tubuhnya. Sedang rekannya berhasil kabur menyelamatkan diri.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Warga sekitar menyebut, korban dan rekannya nampak melaju mengendarai seunit sepeda motor menuju arah Bundaran Maruga.
"Dia dikejar-kejar sama kelompok lain dari arah belakangnya," tutur Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Asep, yang saat kejadian tengah berada di sekitar lokasi.
Korban yang terluka parah itu terjatuh dari motor dan sempat berlari mencari pertolongan. Nahas dia ambruk tak bergerak beberapa meter dari kendaraannya.
"Dia sempat lari, terus jatuh di situ, udah langsung pada ditolongin," jelas Asep.
Sementara, salah satu warga sekitar, Abbas, 46, mengatakan, korban terluka usai dibacok sekelompok remaja lain. Para pelaku kabur setelah sejumlah warga dan pengendara jalan membubarkan aksi mereka.
"Pas dia terkapar di deket got itu berlumuran darah, langsung ditolongin dibawa pakai motor ke rumah sakit," ungkapnya.
Korban yang belum diketahui identitasnya itu disebutkan meninggal dunia akibat luka parah yang dialami.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews