Connect With Us

300 Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Tawuran Malam di Tangerang

Yanto | Rabu, 5 Juni 2024 | 15:41

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Tangerang Kota menggelar Patroli Skala Besar malam dini hari mulai pukul 24.00 WIB hingga menjelang subuh Rabu 5 Juni 2024. (@TangerangNews / Yanto )

TANGERANGNEWS.com- Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Tangerang Kota menggelar Patroli Skala Besar malam dini hari mulai pukul 24.00 WIB hingga menjelang subuh Rabu 5 Juni 2024.

Patroli dilakukan guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, termasuk aksi tawuran.

Melibatkan ratusan personel gabungan, kegiatan diawali dengan apel malam dipimpin Kapolres bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya.

"Pelaksanaan patroli skala besar ini dalam rangka mencegah gangguan Kamtibmas termasuk tawuran antar kelompok remaja yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat" kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Menurutnya, patroli adalah kegiatan yang paling efektif dalam rangka pencegahan kejahatan (crime preventif).

Kehadiran 3 Pilar baik Polisi, TNI dan Pemkot Tangerang di tengah masyarakat dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat karena rasa aman dan nyaman dapat tercipta dengan kegiatan patroli. 

"Kehadiran petugas di lapangan tidak bisa diganti dengan teknologi informasi apapun," katanya.

Lebih dalam Zain mengatakan, kegiatan ini merupakan atensi langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dengan menugaskan para PJU Polda Metro Jaya mendatangi Polres Jajaran, untuk memberikan asistensi dalam pelaksanaannya sehingga berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Sebanyak 300 personil gabungan dilibatkan pada kegiatan Patroli Skala Besar ini, meliputi dari Polres, Kodim 0506/TGR , Satpol PP, Dishub Kota Tangerang," jelas Zain.

Menurutnya, pola kejahatan jalanan atau tawuran ini dinilai sangat tidak menentu, seperti main kucing-kucingan dengan aparat.

Kata Zain, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh personel polri dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

"Di samping giat patroli, Polres Metro Tangerang Kota juga mendirikan 29 pos pantau guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas di titik-titik rawan bertemu," terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menambahkan Kapolda Metro Jaya sangat memberikan atensi tehadap kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat.

Operasi Ini digelar secara serentak, melibatkan 26 pejabat Polda yang ditugaskan untuk turun bersama Kapolres dan jajarannya.

"Patroli skala besar ini serentak dilaksanakan seluruh Polres Jajaran. Menunjukan kepada masyarakat bahwa polisi di tiap Polres hingga Polsek itu ada di lapangan 24 jam, melakukan patroli rutin maupun patroli skala besar," ujar Ade.

Adapun tujuannya adalah memberikan rasa aman dengan adanya patroli 3 pilar berseragam dan diharapkan mampu mencegah. Walaupun disisi lain kegiatan pre-emtif itu terus dilakukan petugas.

"Patroli ini harus efektif, efisien dan tepat sasaran berdasarkan karakteristik kriminologi atau pola kejahatan yang terjadi saat ini," tandasnya.

Pada giat Patroli Skala Besar tersebut, Kapolres dan Kabid Humas Polda Metro Jaya juga menyambangi Pos Satkamling RW 07 di Keluarahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci untuk mengetahui kesiapan warga dalam menghadapi Gangguan Kamtibmas.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

KAB. TANGERANG
Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:21

Penyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill