Connect With Us

Ketahuan Mau Tawuran, 23 Remaja Bawa Celurit dan Penggaris Besi Diciduk Polisi di Modernland Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Juni 2024 | 14:04

Polisi mengamankan 23 remaja bawa sajam mau tawuran di dekat danau Metropolis, Modernland, Kota Tangerang, Kamis 6 Juni 2024, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 23 pelajar tingkat SMA dan SMP diciduk polisi saat berkumpul di pinggir danau Metropolis, Kawasan Modernland, Kota Tangerang.

Petugas pun menyita sejumlah senjata tajam (sajam) jenis celurit berbagi ukuran yang diduga hendak digunakan untuk tawuran.

"Hasil operasi tim gabungan semalam. Ada 23 remaja yang kita amankan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dikonfirmasi, Jumat 7 Juni 2024.

Puluhan remaja ini diamankan di Jalan Baru Kelapa Indah, Arah RSU Kota Tangerang, Pinggir Danau Metropolis, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 6 Juni 2024, sekira jam 22.30 WIB. 

Polisi menduga, puluhan remaja ini janjian memalui media sosial (medsos) untuk melakukan aksi tawuran.

"Adapun barang bukti diamankan berupa 4 bilah sajam jenis celurit, 1 Penggaris besi, 18 Handphone dan 10 unit sepeda motor yang digunakan," ujar Zain.

Mereka diamankan berkat informasi dari masyarakat, anggota Samapta Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya yang sedang melakukan patroli langsung mendatangi TKP.

"Patroli adalah kegiatan yang paling efektif dalam rangka pencegahan kejahatan (crime preventif). Namun, peran masyarakat kami butuhkan untuk memberikan informasi sekecil apapun potensi tindak kejahatan, gangster maupun aksi tawuran," kata dia.

Kemudian ke-23 remaja itu digiring ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendata pekaku yang membawa sajam.

Mereka juga diberi pembinaan, kemudian memanggil orang tua masing-masing, termasuk dinas pendidikan provinsi dan kota. Selanjutnya, didata untuk diberikan catatan dalam SKCK.

"Kami tegas mengimbau para orangtua pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan Teknologi Informasi. Kepada para pelajar maupun remaja berhenti melakukan aksi tawuran. Jika terbukti ada pasal yang dilanggar, maka pidana menanti," tegas Zain.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill