Connect With Us

Pelaporan Kasus Kekerasan Siswi oleh Guru SMAN 2 Tangsel Belum Dicabut

Yanto | Sabtu, 7 September 2024 | 13:44

Lokasi SMAN di Tangsel yang gurunya dilaporkan atas dugaan kekerasan terhadap murid, Selasa 3 September 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Lapaoran kasus dugaan kekerasan guru kepada siswi di SMAN 02 Tangsel hingga saat ini belum dicabut, Sabtu 07 September 2024.

Sebelumnya orang tua korban melaporkan guru biologi sekolah tersebut karena melempar anaknya dengan gunting hingga terluka. Peristiwa kekerasan terjadi pada 27 Agustus 2024 lalu. 

Lalu, pada Kamis 05 September 2024 telah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak dengan difasilitasi Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Keduanya menyatakan sepakat untuk berdamai.

Namun belakangan diketahui laporan kasus tersebut di Polres Tangsel belum dicabut pihak korban.

Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sharil menjelaskan terkait peristiwa dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan SMAN Tangsel saat ini masih dalam proses penyelidikan Unit PPA Sat Reskrim.  

"Penyelidik saat ini masih bekerja untuk mengumpulkan petunjuk, saksi-saksi dan barang bukti baru," ujarnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Senin, 16 Februari 2026 | 17:58

Bareskrim Polri telah menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Mantan Kapolres Bima Kota sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill