Connect With Us

Polisi Selidiki Kasus Guru SMAN Tangsel Lempar Siswa Pakai Gunting

Yanto | Selasa, 3 September 2024 | 15:46

Lokasi SMAN di Tangsel yang gurunya dilaporkan atas dugaan kekerasan terhadap murid, Selasa 3 September 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kasus dugaan kekerasan guru kepada siswa di salah satu SMAN Tangsel masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sharil menyatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan kekerasan anak di bawah umur, berinisial, RD, 14, di sebuah sekolah menengah atas pada Jumat 30 Agustus 2024 lalu.

"Saat ini, masih dilakukan penyelidikan serangkaian proses penyidikan oleh Satuan Reskrim Polres Tangsel," ujarnya, Selasa 3 September 2024.

Agil menjelaskan, IW melaporkan kejadian ini setelah dilempar gunting oleh gurunya saat jam pelajaran sekolah. "Gunting itu mengenai kakinya hingga mengalami luka memar," ujarnya.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada komentar dari pihak sekolah mengenai guru yang melakukan dugaan kekerasan tersebut.

Sementara saat Tangerangnews mendatangi Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemkot Tangsel, tidak ada pihak yang dapat ditemui dengan berbagai alasan.

Seperti diketahui, oknum guru SMAN di Tangsel diduga melakukan kekerasan kepada muridnya dengan cara lempar gunting.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada 27 Agustus 2024, lalu. Berdasarkan keterangan korban, pelemparan gunting dilakukan saat kegiatan belajar sedang berlangsung di kelas 12.

Awalnya oknum guru mata pelajaran Biologi itu memberi pertanyaan kepada murid.

"Tapi karena tidak ada yang bisa menjawab, dia seperti marah dan akhirnya melempar gunting," kata mawar, nama samaran.

Menurut Mawar, temannya sempat menghindar dari lemparan hingga akhirnya gunting tersebut mengenainya.

"Guntingnya kena kaki dan jatuh ke belakang. Sampai sekarang kaki saya masih luka berdarah," ujarnya.

Hal itu membuat orang tua korban geram hingga berujung pelaporan ke polisi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill