Connect With Us

DPRD Tangsel Tunda Pembentukan Alat Kelengkapan, Ini Sebabnya

Yanto | Kamis, 12 September 2024 | 15:43

Ketua DPRD Tangsel sementara Rahmat Hidayat. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Proses pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2024-2029 tertunda.

Padahal, AKD harus segera dibentuk setelah anggota DPRD dilantik. AKD yang akan dibentuk meliputi komisi-komisi, Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar), hingga Badan Legislasi (Baleg).

Ketua DPRD Tangsel sementara Rahmat Hidayat menyampaikan, hingga saat ini pembentukan AKD masih menunggu proses surat posisi untuk ketua definitif, terutama untuk dua parpol yakni Golkar dan PDIP.

"Kalau bisa Insya Allah lebih cepet lebih baik, sebenarnya menunggu rekomendasi Partai Golkar dan PDIP," katanya, Kamis 12 September 2024.

Rahmat menambahkan hingga saat ini yang baru mengirim ketua definitif yaitu PKS dan Gerindra. Namun untuk yang lain masih menunggu.

"Untuk PKS itu Ali Yusuf dan Ibu Tera dari Gerindra. Parpol lain masih menunggu nanti aja, nanti juga diumumkan," jelasnya.

Sedangkan, untuk posisi pimpinan DPRD yang terdiri dari 1 ketua dan 3 wakil yakni dari Partai Golkar, PKS, PDIP dan Gerindra.

Terkait Partai PAN, PPP dan Nasdem yang bergabung jadi satu fraksi, Rahmat mengatakan hal tersebut atas dasar kesepakatan bersama oleh parpol masing-masing, sesuai ketentuan tata tertib DPRD Tangsel.

"Tiga partai bergabung jadi PPN. Pembentukan ini atas dasar kesepakatan bersama, di tatib juga sudah diperbolehkan," imbuhnya.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill