PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Electrifying Agriculture mendukung sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi listrik.
Salah satunya ialah inovasi yang berkolaborasi dengan Komunitas Anggur Tangerang Selatan melalui program "Menyala Anggurku".
Program ini memperkenalkan penggunaan lampu ultraviolet (UV) untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman anggur di Tangerang Selatan.
Acara peresmian program ini berlangsung di Gerai Lengkong, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Lista Hurustiati, istri Wali Kota Tangsel sekaligus pembina Komunitas Anggur Tangerang Selatan; serta Ketua Asosiasi Petani Anggur Indonesia Roy Nurdin, Sabtu, 28 September 2024.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, program "Menyala Anggurku" adalah bentuk komitmen PLN dalam mengoptimalkan penggunaan listrik di sektor pertanian.
Program ini diharapkan dapat membantu para petani anggur meningkatkan kualitas dan hasil panen mereka.
"Dengan kolaborasi bersama Komunitas Anggur Tangerang Selatan kami berharap dapat membantu mereka dalam meningkatkan hasil panen anggur yang memiliki kualitas terbaik," ujarnya.
Penggunaan lampu sinar UV dalam budidaya anggur terbukti mampu meningkatkan ukuran buah hingga 25% dan memperbaiki kualitasnya, sehingga lebih menarik di pasaran.
Selain itu, inovasi ini memungkinkan petani untuk tidak bergantung sepenuhnya pada sinar matahari.
Lista Hurustiati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN atas dukungan yang diberikan kepada komunitasnya.
Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga berdampak positif pada kualitas buah anggur.
"Program Menyala Anggurku ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas petani tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas buah anggur yang dihasilkan," katanya.
Ketua Asosiasi Petani Anggur Indonesia Roy Nurdin menambahkan, program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi impor anggur. Diharapkan, inovasi ini dapat menurunkan impor anggur hingga 20% pada 2027.
Aat Jamiat, seorang petani anggur, turut mengapresiasi manfaat lampu sinar UV dalam budidaya anggur. Selain menggantikan sinar matahari, lampu ini juga efektif mengusir hama seperti kelelawar yang sering merusak buah anggur.
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TODAY TAGSelain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews