Connect With Us

Menyala! PLN Inovasikan Sinar UV untuk Tingkatkan Produktivitas Anggur di Tangsel 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 30 September 2024 | 10:38

Peresmian program Menyala Anggurku di Gerai Lengkong, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 28 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Electrifying Agriculture mendukung sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi listrik.

Salah satunya ialah inovasi yang berkolaborasi dengan Komunitas Anggur Tangerang Selatan melalui program "Menyala Anggurku". 

Program ini memperkenalkan penggunaan lampu ultraviolet (UV) untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman anggur di Tangerang Selatan.

Acara peresmian program ini berlangsung di Gerai Lengkong, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Lista Hurustiati, istri Wali Kota Tangsel sekaligus pembina Komunitas Anggur Tangerang Selatan; serta Ketua Asosiasi Petani Anggur Indonesia Roy Nurdin, Sabtu, 28 September 2024.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, program "Menyala Anggurku" adalah bentuk komitmen PLN dalam mengoptimalkan penggunaan listrik di sektor pertanian. 

Program ini diharapkan dapat membantu para petani anggur meningkatkan kualitas dan hasil panen mereka.

"Dengan kolaborasi bersama Komunitas Anggur Tangerang Selatan kami berharap dapat membantu mereka dalam meningkatkan hasil panen anggur yang memiliki kualitas terbaik," ujarnya.

Penggunaan lampu sinar UV dalam budidaya anggur terbukti mampu meningkatkan ukuran buah hingga 25% dan memperbaiki kualitasnya, sehingga lebih menarik di pasaran. 

Selain itu, inovasi ini memungkinkan petani untuk tidak bergantung sepenuhnya pada sinar matahari.

Lista Hurustiati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN atas dukungan yang diberikan kepada komunitasnya. 

Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga berdampak positif pada kualitas buah anggur.

"Program Menyala Anggurku ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas petani tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas buah anggur yang dihasilkan," katanya.

Ketua Asosiasi Petani Anggur Indonesia Roy Nurdin menambahkan, program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi impor anggur. Diharapkan, inovasi ini dapat menurunkan impor anggur hingga 20% pada 2027.

Aat Jamiat, seorang petani anggur, turut mengapresiasi manfaat lampu sinar UV dalam budidaya anggur. Selain menggantikan sinar matahari, lampu ini juga efektif mengusir hama seperti kelelawar yang sering merusak buah anggur.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill