Connect With Us

Scoopy Tabrak Angkot hingga Ringsek di Serpong Tangsel, Pengendara Luka-luka

Yanto | Jumat, 18 Oktober 2024 | 17:54

Motor Honda Scoopy ringsek dan pengendaranya luka-luka usai tabrak angkot di Serpong, Kota Tangsel, Kamis 17 Oktober 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan motor Honda Scoopy dengan angkot terjadi di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

Seorang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis 17 Oktober 2024, sekitar pukul 19.00 WIB.

Jojo, driver ojek online menceritakan insiden itu terjadi saat ia berada di belakang korban.

"Tiba-tiba saja korban menabrak angkot, lalu angkotnya tersebut langsung melarikan diri," terangnya.

Akbat kecelakaan itu, motor dengan plan nomor A-2759-ZD yang dikendarai korban ringsek hingga tak bisa dikendarai. Sementara korban dalam kondisi mengenaskan.

"Kondisi korban parah banget, luka-luka smapai merintih kesakitan. Kalau motornya ringsek enggak bisa dijalanin," tambah Jojo. 

Beruntung dalam waktu beberapa jam kemudian, mobil ambulans datang ke lokasi dan membawa korban ke rumah sakit terdekat.

"Informasi korban di bawah ke Eka Hospital BSD," imbuh Jojo.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill