Connect With Us

Janda Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Tangsel, TKP Dipasang Garis Polisi Militer

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 31 Januari 2025 | 20:12

Ilustrasi mayat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang  janda berinisial N ditemukan tewas di dalam kontrakannya di Jalan Bonjol, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Tewasnya korban yang tinggal seorang diri itu diketahui setelah warga mencium bau busuk sejak Rabu, 29 Januari 2025.

Namun, aroma tak sedap tersebut semakin menyengat pada Kamis, 30 Januari 2025, hingga akhirnya warga nekad mendobrak pintu kontrakan.

“Pas cium bau-bau apa, baru ini tiba-tiba ramai,” kata Satriyo, salah satu warga, Jumat 31 Januari 2025.

Menurut Satrio, korban awalnya diduga tewas karena overdosis obat-obatan. Namun, warga lain terkejut setelah mendapati N ternyata korban pembunuhan.

Sebab, rumah kontrakannya dikelilingi garis kuning bertuliskan polisi militer.

“Cuman saya kaget kasus pembunuhan saya dengernya overdosis. Saya tahu tinggal sendiri, single parents. Pas lihat sini sudah ada garis ini,” katanya.

Sampai saat ini, belum ada penjelasan lebih lajut terkait kematian korban dari pihak Kepolisian ataupun pihak terkait.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill