Connect With Us

Puluhan Mahasiswa Demo Pemkot Tangsel Terkait Korupsi Sampah, Tuntut Inspektorat Ikut Diperiksa

Yanto | Jumat, 2 Mei 2025 | 21:11

Aksi demo puluhan mahasiswa di depan Kantor Pemkot Tangsel terkait kasus korupsi proyek sampah, Jumat 2 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Suasana halaman Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memanas, ketika puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa, Jumat 02 Mei 2025.

Massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kosgoro Tangsel mendesak penegak hukum segera memanggil dan memeriksa jajaran Inspektorat setempat, terkait dugaan pembiaran korupsi proyek pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Aksi yang berlangsung tertib namun tegas ini menyoroti kegagalan fungsi pengawasan internal yang seharusnya dilakukan oleh Inspektorat. 

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Agus Rahmat menyebut bahwa lembaga pengawas tersebut patut dicurigai lalai, bahkan kemungkinan turut membiarkan terjadinya pelanggaran anggaran.

“Kami menduga Inspektorat lalai atau bahkan sengaja membiarkan penyimpangan ini terjadi. Karena itu, mereka harus diperiksa untuk mengetahui sejauh mana peran mereka dalam pengawasan yang gagal ini,” ujar Agus di depan massa aksi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga membawa sejumlah poster bertuliskan “Usut Tuntas Korupsi DLH” dan “Inspektorat Jangan Tutup Mata.” 

Mereka menuding adanya indikasi kuat terjadinya praktik korupsi sistematis dalam tubuh DLH yang belum sepenuhnya terungkap ke publik.

Agus menambahkan ada sinyal keterlibatan aktor penting di balik dugaan penyimpangan tersebut. 

“Kami mencium adanya indikasi keterlibatan orang besar di balik kasus ini. Aparat hukum tidak boleh takut atau tebang pilih. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Para mahasiswa juga menyerukan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut dilibatkan dalam pengusutan kasus ini, untuk menjamin objektivitas dan transparansi penyelidikan.

Menurut mereka, proses hukum yang dijalankan di daerah seringkali tidak membuahkan hasil signifikan jika tidak mendapat perhatian dari lembaga pusat.

“Kami ingin Kota Tangsel bersih dari praktik korupsi. Kalau perlu, KPK turun tangan. Ini penting agar masyarakat bisa kembali percaya pada pemerintah,” ujar salah satu peserta aksi.

Dalam surat pernyataan sikap yang dibacakan secara terbuka, mahasiswa Kosgoro juga menuntut Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk tidak menutup mata dan segera menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat, serta dugaan penyimpangan yang beredar di ruang publik.

Sampa berita ini diturunkan, pihak Pemkot Tangsel dan Inspektorat belum memberikan keterangan resmi atas tuntutan tersebut. 

Aksi ini menjadi penanda bahwa kalangan muda, khususnya mahasiswa, terus berperan aktif dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintahan di daerah.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

HIBURAN
Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04

Howard Johnson by Wyndham Tangerang resmi memperkenalkan The Cendana Ballroom yang mampu menampung hingga 1.000 tamu untuk konsep standing reception maupun cocktail party.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill