Connect With Us

Sampah Menggunung di TPS Pasar Ciputat, Pedagang Keluhkan Bau dan Belatung

Yanto | Senin, 19 Mei 2025 | 20:12

Tumpukan sampah di TPS3R Pasar Cantik Ciputat, Kota Tangsel, Senin 19 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemandangan memprihatinkan terlihat di area Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Senin 19 Mei 2025, dengan tumpukan sampah yang menggunung.

Sampah yang tak kunjung diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel ini menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas pasar.

Kondisi ini semakin diperparah karena lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Pasar Cantik, yang berada di lingkungan pasar yang padat, sehingga dampaknya sangat dirasakan oleh pedagang, pembeli, serta pengguna jalan. 

Tingginya tumpukan sampah bahkan hampir mencapai atap ruko dua lantai yang berada persis di samping TPS3R tersebut.

Seorang pedagang di kawasan Pasar Ciputat bernama Anto mengungkapkan masalah sampah ini sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang maksimal.

"Kalau sampah di sini ini sudah lama sebenarnya tidak diangkut, maksudnya diangkut sampai benar-benar bersih ya," ujarnya dengan nada kecewa.

Anto juga menambahkan dampak buruk tumpukan sampah terhadap lingkungan dan aktivitas jual beli di pasar.

"Kalau pagi banyak sekali belatungnya, sampai ke jalanan, merembet ke toko-toko jadi sangat menggangu. Apalagi baunya sangat menyengat," keluhnya.

Masih dikatakan, Anto menyampaikan kekhawatiran para pedagang terkait penurunan omzet akibat kondisi TPS3R yang buruk. 

"Pembeli jadi tidak mampir karena mereka pasti merasa jijik dan jorok ya setelah melihat belatung dan baunya yang menyengat," katanya.

Para pedagang Pasar Ciputat berharap agar pihak terkait, khususnya DLH Kota Tangsel, segera bertindak untuk mengatasi masalah sampah ini demi kenyamanan dan kesehatan bersama.

"Kita sebagai pedagang inginnya segera diberesin ya, karena pedagang kan ditarik iuran kebersihan. Kita sudah bayar tapi fasilitas sangat mengecewakan," tandas Anto dengan nada tegas.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

KOTA TANGERANG
Polsek Jatiuwung Bekuk 2 Pelaku Curanmor Usai Beraksi, Sita 2 Senpi Rakitan dan 10 Peluru

Polsek Jatiuwung Bekuk 2 Pelaku Curanmor Usai Beraksi, Sita 2 Senpi Rakitan dan 10 Peluru

Jumat, 18 September 2026 | 21:52

Jajaran Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota membekuk kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api rakitan yang kerap beraksi di wilayah Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill