Connect With Us

Tunggu Proyek Sampah Jadi Listrik, Pemkot Tangsel Diminta Optimalkan Bank Sampah dan TPS3R

Yanto | Selasa, 29 April 2025 | 22:45

Kondisi tumpukan sampah menimbulkan bau menyengat di TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Dalam upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Tangsel menyampaikan sejumlah usulan strategis.

Fokus utama diarahkan pada penguatan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Cipeucang, serta optimalisasi program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) serta bank-bank sampah, sebagai langkah nyata menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

"Ada beberapa usulan dalam LKPJ, termasuk rencana pemasangan TPS di Cipeucang Tangsel, dengan durasi target mulai dari jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang," ujar Alex Prabu, Anggota DRPD Tangsel, Selasa 29 April 2025.

Dalam penyampaiannya, dirinya menegaskan bahwa terdapat 8 poin penting yang telah diajukan kepada Pemkot Tangsel terkait pengelolaan sampah. 

Usulan tersebut memuat strategi penanganan dalam tiga tahap utama, mulai dari solusi cepat untuk kondisi saat ini, penguatan sistem dalam jangka menengah, hingga visi pembangunan pengelolaan sampah jangka panjang yang berkelanjutan.

"Tapi kita juga minta agar penanganan ini benar-benar diperhatikan dalam rencana jangka pendek hingga jangka panjang, untuk mengoptimalkan TPS3R dan bank-bank sampah yang sudah ada," lanjutnya.

Pansus LKPJ juga tengah menunggu realisasi rencana besar hingga tahun 2029, terkait pengembangan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Cipeucang. 

Program ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah yang melibatkan sinergi dengan pemerintah daerah, sebelum akhirnya ditargetkan menuju penyelesaian jangka panjang.

"Kita masih menunggu rencana hingga tahun 2029. Untuk jangka menengah, kita berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah, sebelum kita benar-benar masuk ke tahap pengelolaan jangka panjang," tambahnya.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill