Connect With Us

Keluhkan Bau Menyengat, Warga Minta Pemkot Serius Atasi Masalah TPA Cipeucang Tangsel 

Yanto | Sabtu, 14 September 2024 | 22:12

Kondisi tumpukan sampah menimbulkan bau menyengat di TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi perhatian, terutama terkait bau menyengat dan tumpukan sampah yang terus menggunung.

Dari pantauan TangerangNews.com di lokasi, tampak tumpukan sampah menggunung dengan tinggi sekitar 10 meter, disertai aroma bau menyengat.

Kondisi ini pun banyak dikeluhkan warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut lantaran dinilai bau sampahnya tak tertahankan.

Seperti yang dikatakan Rizky, warga kecamatan Serpong, ia menyebut bau sampah akan semakin tercium saat hujan mulai reda, hingga menganggu aktivitas sehari-harinya.

"Parah banget pokoknya, saya bingung mau dan protes ke siapa kalau sudah selesai hujan, sampah tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap, apalagi saat kita makan sampai gak nafsu," ujarnya Sabtu, 13 September 2024.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel perlu memikirkan solusi yang lebih konkret untuk mengatasi masalah-masalah di TPA Cipeucang. Terlebih, sempat terjadi kebakaran di TPA Cipeucang beberapa waktu lalu, tepatnya pada 23 Agustus 2024.

Sementara warga lainnya, Tono, juga merasa terganggu atas bau yang berasal dari TPA Cipeucang, apalagi tempat tinggalnya hanya berjarak 100 meter dari penampungan sampah tersebut.

Bahkan, ia mengaku sempat mengalami masalah kesehatan akibat bau menyengat tersebut.

"Luar biasa dampaknya, tenggorokan saya gatal hingga sesak napas," katanya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill