Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com- Masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi perhatian, terutama terkait bau menyengat dan tumpukan sampah yang terus menggunung.
Dari pantauan TangerangNews.com di lokasi, tampak tumpukan sampah menggunung dengan tinggi sekitar 10 meter, disertai aroma bau menyengat.
Kondisi ini pun banyak dikeluhkan warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut lantaran dinilai bau sampahnya tak tertahankan.
Seperti yang dikatakan Rizky, warga kecamatan Serpong, ia menyebut bau sampah akan semakin tercium saat hujan mulai reda, hingga menganggu aktivitas sehari-harinya.
"Parah banget pokoknya, saya bingung mau dan protes ke siapa kalau sudah selesai hujan, sampah tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap, apalagi saat kita makan sampai gak nafsu," ujarnya Sabtu, 13 September 2024.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel perlu memikirkan solusi yang lebih konkret untuk mengatasi masalah-masalah di TPA Cipeucang. Terlebih, sempat terjadi kebakaran di TPA Cipeucang beberapa waktu lalu, tepatnya pada 23 Agustus 2024.
Sementara warga lainnya, Tono, juga merasa terganggu atas bau yang berasal dari TPA Cipeucang, apalagi tempat tinggalnya hanya berjarak 100 meter dari penampungan sampah tersebut.
Bahkan, ia mengaku sempat mengalami masalah kesehatan akibat bau menyengat tersebut.
"Luar biasa dampaknya, tenggorokan saya gatal hingga sesak napas," katanya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGKebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews