Connect With Us

Kesbangpol Tangsel Bakal Cabut SKT Ormas yang Bikin Ricuh

Yanto | Senin, 26 Mei 2025 | 13:20

Pengelola parkir resmi di Rumah Sakit Umum (RSU) Pamulang, Kota Tangsel, bersitegang dengan kelompok ormas, Rabu 21 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mengevaluasi seluruh ormas yang terdaftar, pasca insiden kericuhan di RSU Tangsel.

"Atas kejadian kami akan mengambil langkah-langkah mengevaluasi seluruh ormas di Kota Tangsel," kata Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tangsel Bani Khosyatullah, Senin 26 Mei 2025. 

Bani menjelaskan, pihaknya terus melakukan pembinaan kepada seluruh ormas. Selain itu, akan ada sanksi bagi ormas yang meresahkan dengan untuk pencabutan Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

"Ormas ini kan mitra pemerintah daerah jadi kita lakukan pembinanan, salah satunya himbauan agar tidak ada konflik, baik itu konflik intern harus dihindari. Tapi, kalau ada konflik ya kita akan laporkan ke pusat untuk pencabutan SKT-nya," ujarnya. 

Disinggung apakah ormas PP menerima dana hibah dari Pemkot Tangsel, Bani mengaku tidak pernah.

"Selagi saya di Kesbangpol Ormas PP tidak menerima dana hibah," ungkapnya. 

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan 31 orang dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) sebagai tersangka kasus kekerasan dan intimidasi area parkir RSU Tangerang Selatan (Tangsel).

Polisi menyebut ada sembilan tersangka yang merupakan bagian dari pengurus Ormas PP Tangsel dan sisanya sebagai anggota.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill