Connect With Us

Gegara Tidak Diberi Rp5.000, Preman Pasar Jombang Tangsel Ngamuk Nyaris Bacok Pedagang Ayam

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:46

Preman ngamuk hendak bacok pedang Pasar Jombang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menolak memberi uang Rp5.000. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Situasi mencekam sempat terjadi di Pasar Jombang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ketika seorang preman pasar mengamuk dan mengejar seorang pedagang ayam potong dengan senjata tajam jenis golok.

Aksi kekerasan ini dipicu pelaku yang memalak korban tidak diberi uang sebesar Rp5.000.

Berdasakan informasi, pelaku merupakan residivis yang baru tiga hari keluar dari penjara dan sudah lama meresahkan pedagang di sana.

Ia setiap hari memalak para pedang sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000. Jika tidak diberikan uang, pelaku akan mengamuk dengan mengacak-ngacak dagangan korban.

 

Dari Lempar Tempe, Berujung Acungan Golok

Kekacauan dimulai saat pemilik lapak ayam potong menolak memberikan uang yang diminta paksa oleh pelaku. Tak terima, pelaku langsung mengamuk, merusak dagangan dengan melemparkan tempe dan ayam.

Situasi langsung berubah menjadi horor ketika pelaku mengambil golok milik pedagang dan mulai mengejar korban, mengancam akan membacok. Beruntung, korban berhasil menghindar dari serangan senjata tajam tersebut.

Pedagang sekitar yang menyaksikan insiden tersebut segera membantu korban. Mereka yang sudah lama resah dengan aksi premanisme pelaku langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Namun, pelaku berhasil kabur dari lokasi sebelum diamankan.

 

Polisi Turun Tangan, Pelaku Eks-Napi Pemerasan Diburu

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq didampingi Kanit Reskrim Iptu Edi Purwanto, bergerak cepat menanggapi laporan tindak pidana pengancaman menggunakan senjata tajam tersebut.

Tim segera melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendata saksi, dan mengamankan situasi. 

Pelaku yang diketahui merupakan eks-narapidana yang pernah dipenjara karena kasus pemerasan di konter ponsel, kini tengah diburu polisi.

"Saat ini, terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur. Langkah cepat demi keamanan warga dan ketertiban wilayah," kata Kompol Bambang Askar, memastikan pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill