Connect With Us

Foxconn Gantikan 60.000 Pekerja Manusia dengan Robot

FER | Jumat, 27 Mei 2016 | 19:00

Ilustrasi Pegawai Robot. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG - Foxconn memangkas 60.000 pekerja manusia dan menggantinya dengan robot. Dari total 110.000 pegawai di pabrikan China tersebut, porsi manusia hanya tersisa 50.000 orang.

Semua ini berkat perkembangan teknologi. Ke depan, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk pegawai di Foxconn diprediksi akan terus berlanjut.

Foxconn dikenal sebagai penyuplai komponen untuk produsen perangkat elektronik. Dua di antara yang paling terkenal adalah Samsung dan Apple.

Saat dikonfirmasi, juru bicara Foxconn menegaskan bahwa peran manusia tak akan tergantikan robot hingga kapanpun, utamanya jika menyangkut kemampuan otak.

Menurut dia, pekerjaan yang mengandalkan robot adalah yang sifatnya monoton dan hanya mengandalkan fisik.

"Pekerja manusia kami fokuskan ke elemen yang lebih bernilai, seperti penelitian dan pengembangan, kontrol kerja, serta kontrol kualitas," katanya.

"Kami akan terus menggenjot otomatisasi robot dan memperkuat posisi manusia di pabrik kami," ia menambahkan.

Foxconn bisa saja mengelak bahwa robot mengancam eksistensi manusia di pabriknya. Namun, para pengamat ekonomi dan teknologi memandang fenomena di Foxconn bakal mewabah.

White House pernah mengestimasi bahwa pekerja di AS yang upahnya 20 dollar AS (Rp 237.000-an) per jam perlu waspada. Pasalnya, sebanyak 83 persen dari mereka akan kehilangan pekerjaan karena robot.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill